- Puasa Ramadan melatih pengendalian diri dari perbuatan yang mengurangi pahala, seperti berkata kasar, mengumpat, atau bergosip.
- Beberapa perilaku seperti marah berlebihan, berbohong, dan melakukan maksiat dapat merusak nilai ibadah puasa meski tidak membatalkan.
- Makan atau minum sengaja membatalkan puasa, sementara tidur berlebihan mengurangi makna ibadah dan melewatkan kegiatan bermanfaat.
Suara.com - Puasa di bulan Ramadan bukan hanya menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, ibadah puasa juga melatih umat Muslim untuk mengendalikan diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa.
Karena itu, penting mengetahui apa saja yang harus dihindari ketika puasa agar ibadah tetap bernilai maksimal di sisi Allah SWT. Meski tidak semuanya membatalkan puasa, beberapa perilaku bisa membuat pahala puasa berkurang.
Berikut hal-hal yang sebaiknya dihindari ketika berpuasa.
1. Berkata Kasar dan Mengumpat
Saat berpuasa, umat Muslim dianjurkan menjaga lisan dari kata-kata yang tidak baik seperti mengumpat, memaki, atau berkata kasar.
Perilaku ini tidak membatalkan puasa, tetapi dapat mengurangi pahala ibadah. Bahkan, dalam ajaran Islam disebutkan bahwa orang yang berpuasa harus menahan diri dari perkataan buruk dan konflik.
Jika sedang emosi, dianjurkan untuk menenangkan diri dan memperbanyak zikir agar puasa tetap bernilai ibadah.
2. Bergosip atau Ghibah
Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain termasuk perbuatan yang harus dihindari ketika puasa.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Bacaan dan Keutamaannya
Meski sering dianggap sepele, kebiasaan ini bisa mengurangi pahala puasa karena termasuk dosa yang berkaitan dengan menjaga lisan dan hati.
Mengisi waktu puasa dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur’an atau berdzikir jauh lebih dianjurkan.
3. Marah Berlebihan
Puasa mengajarkan kesabaran dan pengendalian emosi. Karena itu, marah berlebihan termasuk perilaku yang sebaiknya dihindari.
Saat merasa emosi memuncak, umat Muslim dianjurkan untuk mengingat tujuan berpuasa, yaitu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
4. Berbohong
Berita Terkait
-
Tata Cara Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Bacaan dan Keutamaannya
-
Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut
-
Fidyah Puasa Ramadan Dibayar Kapan? Ketahui Panduan Lengkapnya
-
Tutorial Menahan Lapar vs Menahan Diskon: Mana yang Lebih Sulit Selama Ramadan?
-
Silaturahmi Makin Mudah, Gojek Hadirkan Solusi Mobilitas Selama Ramadan & Lebaran
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Minyak Brent Tembus 101,84 Dolar AS per Barel akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
-
Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
-
Prabowo Puji Demokrat Saat Jadi Oposisi: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
-
Harga Minyak Tembus 100 Dolar per Barel! AS Siap Hancurkan Seluruh Kapal Tanker Iran
-
OJK Setujui Gadai Elektronik Jakarta Perluas Wilayah Usaha ke Nasional
-
Berdiri Selama 20 Tahun, 3 Bangunan di Biringkanaya Akhirnya Dibongkar
-
Abaikan SP 1 dari PT KAI, Warga Ledoksari Solo Tolak Kosongkan Lahan Untuk Perluasan Stasiun Jebres
-
Konstruksi Hijau Jadi Tren Baru, Produk Rendah Emisi Mulai Didorong
-
1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa
-
Layanan Asuransi Digital Bisa Jadi Solusi Dorong Akses Perlindungan Kendaraan