Lifestyle / Komunitas
Rabu, 11 Maret 2026 | 19:49 WIB
Ilustrasi Apa yang Harus Dihindari Ketika Puasa (Pexels)
Baca 10 detik
  • Puasa Ramadan melatih pengendalian diri dari perbuatan yang mengurangi pahala, seperti berkata kasar, mengumpat, atau bergosip.
  • Beberapa perilaku seperti marah berlebihan, berbohong, dan melakukan maksiat dapat merusak nilai ibadah puasa meski tidak membatalkan.
  • Makan atau minum sengaja membatalkan puasa, sementara tidur berlebihan mengurangi makna ibadah dan melewatkan kegiatan bermanfaat.

Berbohong adalah perilaku yang sangat dilarang dalam Islam, terlebih saat menjalankan ibadah puasa.

Walaupun tidak secara langsung membatalkan puasa, kebohongan dapat mengurangi pahala dan merusak nilai ibadah yang sedang dijalankan.

5. Melakukan Perbuatan Maksiat

Hal lain yang harus dihindari ketika puasa adalah berbagai perbuatan maksiat, seperti menonton konten yang tidak pantas atau melakukan hal yang dilarang agama.

Puasa bukan hanya menahan diri dari makanan dan minuman, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang menjauhkan seseorang dari nilai-nilai kebaikan.

6. Makan dan Minum dengan Sengaja

Makan dan minum dengan sengaja di siang hari jelas membatalkan puasa. Karena itu, umat Muslim harus menjaga diri hingga waktu berbuka tiba.

Waktu berbuka puasa sendiri biasanya ditandai dengan azan Maghrib.

7. Tidur Sepanjang Hari

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Bacaan dan Keutamaannya

Tidur memang tidak membatalkan puasa, tetapi jika dilakukan sepanjang hari hingga melewatkan ibadah seperti salat atau aktivitas produktif lainnya, maka makna puasa bisa berkurang.

Lebih baik memanfaatkan waktu puasa untuk kegiatan yang bermanfaat seperti bekerja, belajar, atau memperbanyak ibadah.

Mengetahui apa yang harus dihindari ketika puasa penting agar ibadah di bulan Ramadan dapat dijalankan dengan maksimal.

Selain menahan lapar dan haus, umat Muslim juga dianjurkan menjaga lisan, emosi, serta perilaku agar pahala puasa tetap terjaga. Dengan begitu, puasa tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga sarana memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Load More