- Hari pertama Lebaran biasanya penuh dengan makanan bersantan seperti opor dan rendang yang lezat tapi berat di perut.
- Di hari kedua, menu sebaiknya diganti dengan hidangan yang lebih ringan dan segar agar pencernaan tetap nyaman.
- Sup ayam, sayur asem, soto kuah bening, hingga ikan bakar bisa jadi pilihan praktis untuk keluarga.
Suara.com - Di hari pertama Lebaran biasanya banyak keluarga yang menyantap opor ayam yang kaya santan dan rempah. Rasanya enak sekali, tapi di hari kedua perut sudah mulai terasa berat.
Makanan kaya santan yang dimakan berulang-ulang bisa membuat enek dan mual. Oleh karena itu, menu makan siang hari ke-2 Lebaran sebaiknya diganti dengan pilihan yang lebih ringan dan segar.
Mengapa Menu Hari Kedua Perlu Diubah?
Setelah seharian di hari pertama makan opor, rendang, dan ketupat, tubuh butuh jeda dari makanan berlemak dan bersantan.
Santan yang terlalu banyak bisa memperlambat pencernaan. Menu ringan membantu perut tetap nyaman, anak-anak dan orang tua juga tidak mudah kembung.
Selain itu, menggunakan bahan sisa kemarin dengan cara baru membuat masakan terasa berbeda tanpa buang-buang makanan.
Rekomendasi Menu Makan Siang Hari ke-2 Lebaran
Berikut 6 ide menu sederhana yang mudah dibuat di rumah. Semua tanpa santan berat, cepat matang, dan cocok untuk 4-6 orang.
1. Sup Ayam Jahe
Baca Juga: Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
Gunakan ayam kampung ataupun ayam pedaging yang sudah ada dari kemarin. Rebus dengan wortel, kentang, daun bawang, dan seledri.
Tambah sedikit jahe dan bawang putih agar aromanya segar. Kuah bening ini ringan, hangat, dan cocok dimakan dengan nasi hangat. Tidak ada santan, jadi perut langsung terasa enteng.
2. Sayur Asem Segar
Rebus sayur campur seperti kacang panjang, jagung, labu siam, dan terong. Beri asam jawa dan gula merah secukupnya.
Kuahnya asam-manis alami, tanpa santan sama sekali. Cocok banget buat membersihkan rasa enek dari opor kemarin.
Bisa ditambah ikan asin goreng sebagai lauk pendamping. Ini bisa menjadi menu makan siang yang simpel tapi menyegarkan.
Berita Terkait
-
Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
-
Belanja Sampai Tengah Malam Jelang Lebaran, Mal Ini Hadirkan Diskon Besar-besaran hingga 80%!
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
10 Ide Camilan Asin dan Gurih untuk Lebaran, Alternatif Selain Kue Manis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus