Suara.com - Mudik menjadi tradisi yang selalu dinanti banyak orang di Indonesia, terutama bagi para perantau yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Perjalanan pulang ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga momen penuh kehangatan, nostalgia, dan kebersamaan. Namun, bagi pemilik hewan peliharaan atau yang akrab disebut anabul, mudik sering kali menghadirkan dilema tersendiri.
Sebagian orang memilih menitipkan anabul di pet hotel agar perjalanan lebih praktis.
Namun, tidak sedikit pula yang merasa berat berpisah dengan hewan kesayangan selama berhari-hari. Apalagi jika hewan tersebut sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga.
Kabar baiknya, kamu tetap bisa membawa anabul mudik, khususnya jika menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil, asalkan persiapannya matang.
Ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan mudik bersama hewan peliharaan tetap aman, nyaman, dan minim stres. Berikut tips mudik aman bawa hewan peliharaan.
1. Pastikan Anabul dalam Kondisi Fit
Hal paling utama sebelum memulai perjalanan jauh adalah memastikan kondisi kesehatan hewan peliharaan benar-benar prima.
Jangan memaksakan anabul ikut mudik jika sedang sakit, lesu, atau menunjukkan tanda-tanda tidak sehat. Perjalanan panjang selama 8 hingga 10 jam bisa memperburuk kondisinya.
Baca Juga: Tren Hunian Pet Friendly di Jakarta: Apa yang Harus Diperhatikan?
Sebaiknya lakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan beberapa hari sebelum keberangkatan. Selain itu, jaga pola makan, kebersihan, dan aktivitas anabul sejak jauh hari agar tubuhnya siap menghadapi perjalanan panjang.
2. Gunakan Pet Cargo yang Nyaman dan Cukup Luas
Pet cargo merupakan perlengkapan wajib bagi pemilik kucing maupun anjing saat bepergian.
Fungsi utamanya adalah memberikan ruang aman bagi hewan selama perjalanan. Namun, pemilihan ukuran kandang tidak boleh sembarangan.
Pastikan pet cargo memiliki ukuran yang cukup besar sehingga anabul bisa duduk, berdiri, atau berbalik dengan leluasa.
Kandang yang terlalu sempit akan membuat hewan harus meringkuk sepanjang perjalanan, sehingga berisiko menimbulkan stres dan ketidaknyamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga