- 1 kg tepung terigu protein rendah
- 500 gram mentega Wisman
- 200 gram margarin
- 200 gram gula halus
- 6 butir kuning telur
- 100 gram susu bubuk
- 100 gram tepung maizena
- 1 sendok teh vanili bubuk
Bahan olesan:
Baca Juga: Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 3 kuning telur
- 1 sendok makan susu cair
- 1 sendok teh madu (opsional)
Cara Membuat Nastar Wisman
Langkah pertama adalah mengocok mentega Wisman, margarin, dan gula halus menggunakan mixer dengan kecepatan rendah. Proses ini tidak perlu terlalu lama, cukup hingga bahan tercampur rata agar tekstur nastar tetap lembut dan tidak melebar saat dipanggang.
Setelah itu, masukkan kuning telur satu per satu sambil terus diaduk hingga tercampur rata. Tambahkan vanili bubuk dan susu bubuk agar aroma nastar menjadi lebih harum.
Langkah berikutnya adalah memasukkan bahan kering. Campurkan tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk secara bertahap sambil diaduk menggunakan spatula. Aduk hingga adonan kalis dan bisa dipulung.
Ambil sedikit adonan, pipihkan di tangan, lalu isi dengan bola selai nanas. Tutup kembali adonan hingga selai tertutup rapat, kemudian bentuk bulat kecil. Lakukan proses ini hingga adonan habis.
Susun nastar di atas loyang yang sudah dialasi kertas baking atau dioles margarin tipis. Pastikan ada jarak antar nastar agar tidak saling menempel saat dipanggang. Panggang nastar dalam oven dengan suhu sekitar 150–160 derajat celsius selama 20 menit. Setelah itu, keluarkan nastar dari oven dan biarkan agak dingin sebelum dioles dengan campuran kuning telur.
Oleskan bahan olesan secara tipis agar warna nastar terlihat cantik mengilap. Setelah dioles, panggang kembali selama sekitar 10–15 menit hingga nastar matang dan berwarna kuning keemasan.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar hasil nastar lebih sempurna. Pertama, gunakan tepung terigu protein rendah agar tekstur kue lebih lembut. Kedua, jangan terlalu lama mengocok mentega agar adonan tidak terlalu lembek.
Selain itu, pastikan selai nanas benar-benar kering sebelum digunakan agar nastar tidak mudah retak. Penggunaan mentega Wisman juga sangat berpengaruh karena memberikan aroma khas yang membuat nastar terasa lebih premium.
Dengan resep ini, Anda bisa menghasilkan banyak nastar yang cukup untuk beberapa toples kue Lebaran. Nastar Wisman yang lembut, harum, dan lumer di mulut tentu akan menjadi sajian favorit bagi keluarga dan tamu yang datang bersilaturahmi saat Idul Fitri. Selamat mencoba membuat nastar sendiri di rumah dan selamat menyambut Lebaran
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Resep Nastar Tepung Mocaf, Alternatif Kue Lebaran Gluten-Free dan Lebih Sehat
-
Selai Nastar Sering Keluar atau Bocor saat Dipanggang? Ternyata Ini 5 Penyebabnya
-
40 Desain Stiker Toples Kue Kering Lebaran Lucu, Bisa Langsung Download Gratis
-
Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Resep Nastar Setengah Kilo: Lembut, Lumer, dan Anti Gagal untuk Lebaran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas