Lifestyle / Komunitas
Minggu, 15 Maret 2026 | 08:25 WIB
salat Ied (freepik/AI)
Baca 10 detik
  • Saat Salat Idul Fitri, perlu dilakukan teguran sopan kepada jamaah yang mengambil saf tanpa emosi.
  • Teguran dimulai dengan mengendalikan diri, salam, senyum, dan menyampaikan fakta tempat dengan kata "maaf".
  • Jika perlu eskalasi, ajak bicara di luar saf atau libatkan petugas guna menjaga kekhusyukan dan ukhuwah.

Suara.com - Shalat Idul Fitri merupakan momen sakral yang penuh kebahagiaan. Ribuan jamaah memadati lapangan, masjid, atau mushala untuk melaksanakan shalat sunnah berjamaah.

Namun, karena padatnya jamaah, sering kali terjadi perebutan saf atau tempat salat. Ada yang datang lebih awal tapi tempatnya diambil orang lain.

Perasaan kesal pasti muncul, tapi sebagai Muslim, kita diajarkan untuk menegur dengan adab yang tinggi, bukan dengan emosi atau kata-kata kasar.

Menegur secara sopan bukan hanya menjaga hati kita sendiri, tapi juga menjaga ukhuwah Islamiyah dan keberkahan hari raya.

Berikut 7 cara sopan menegur orang yang mengambil saf atau tempat kita saat Salat Ied.

Setiap langkah ini dirangkai agar tetap ramah, sesuai sunnah, dan tidak menimbulkan konflik.

1. Tetap tenang dan kendalikan emosi terlebih dahulu

Sebelum bicara, tarik napas dalam-dalam. Ingatkan diri bahwa ini hari kemenangan, bukan hari bertengkar.

Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah.” (HR. Bukhari).

Baca Juga: 8 Etika Bersalaman dengan Orang yang Tidak Dikenal setelah Salat Ied

Dengan tenang, kita bisa berpikir jernih dan menghindari nada tinggi yang bisa membuat orang lain defensif.

2. Mulai dengan salam dan senyum

Jangan langsung menegur. Ucapkan “Assalamu’alaikum” sambil tersenyum.

Senyum adalah sedekah, dan salam membuka pintu hati.

Contoh: “Assalamu’alaikum, Pak/Bu. Maaf mengganggu sebentar.”

Kata pembuka ini langsung menciptakan suasana damai sebelum menyampaikan masalah.

Load More