Lifestyle / Komunitas
Minggu, 15 Maret 2026 | 08:25 WIB
salat Ied (freepik/AI)
Baca 10 detik
  • Saat Salat Idul Fitri, perlu dilakukan teguran sopan kepada jamaah yang mengambil saf tanpa emosi.
  • Teguran dimulai dengan mengendalikan diri, salam, senyum, dan menyampaikan fakta tempat dengan kata "maaf".
  • Jika perlu eskalasi, ajak bicara di luar saf atau libatkan petugas guna menjaga kekhusyukan dan ukhuwah.

3. Gunakan kata “maaf” dan ungkapkan fakta dengan lembut

Hindari kata “Anda mengambil tempat saya!” yang terdengar menuduh.

Ganti dengan: “Maaf, saya sudah menempatkan sajadah/sepatu di sini sejak tadi. Bolehkah saya kembali ke tempat saya?”

Kata “maaf” menunjukkan kerendahan hati kita, bukan kelemahan.

Ini sesuai adab yang diajarkan Rasulullah: menegur dengan lemah lembut.

4. Berikan alasan singkat dan tawarkan solusi

Jelaskan tanpa menyalahkan.

Contoh: “Saya datang lebih awal dan sudah mengamankan tempat ini. Mungkin Bapak/Ibu belum melihat sajadah saya. Kalau tidak keberatan, ada tempat kosong di sebelah sana yang juga nyaman.”

Memberi solusi menunjukkan kita bukan hanya menuntut, tapi juga membantu.

Baca Juga: 8 Etika Bersalaman dengan Orang yang Tidak Dikenal setelah Salat Ied

5. Jika orang tersebut tetap keberatan, ajak bicara di luar saf

Jangan ribut di tengah saf yang sudah rapi.

Katakan pelan: “Mari kita bicarakan di samping sebentar agar tidak mengganggu jamaah lain.”

Ini menjaga kekhusyukan shalat dan menghindari fitnah di tempat ibadah.

6. Libatkan petugas masjid atau panitia dengan sopan

Jika situasi tidak kunjung selesai, temui petugas dengan bahasa yang baik: “Mohon maaf, saya ingin melaporkan ada sedikit masalah tempat shalat. Boleh dibantu?”

Load More