Lifestyle / Komunitas
Senin, 16 Maret 2026 | 12:16 WIB
1 Syawal 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Pemerintah (freepik)

Sidang isbat ini akan melibatkan berbagai pihak, seperti:

  • Kementerian Agama
  • BMKG
  • BRIN
  • Pakar astronomi
  • Perwakilan organisasi Islam
  • Planetarium dan observatorium

Setelah sidang selesai, Menteri Agama akan mengumumkan secara resmi kapan Hari Raya Idulfitri 2026 dirayakan di Indonesia.

Mengapa Penentuan Lebaran Harus Melalui Sidang Isbat?

Banyak orang bertanya mengapa tanggal Lebaran tidak langsung diumumkan jauh-jauh hari. Hal ini karena pemerintah Indonesia menggunakan metode gabungan antara hisab dan rukyat.

1. Hisab (Perhitungan Astronomi)

Hisab adalah metode perhitungan posisi bulan dan matahari secara matematis. Metode ini digunakan untuk memprediksi kemungkinan terlihatnya hilal.

2. Rukyat (Pengamatan Hilal)

Rukyat adalah proses pengamatan langsung hilal atau bulan sabit muda setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Ramadan.

Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun jika tidak terlihat, maka Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal).

Metode ini digunakan agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus keagamaan.

Baca Juga: Kapan Bursa Libur saat Nyepi dan Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!

Tahapan Pelaksanaan Sidang Isbat

Sidang isbat biasanya dilakukan melalui beberapa tahapan penting, yaitu:

1. Seminar Posisi Hilal: Para ahli astronomi mempresentasikan data perhitungan posisi hilal di berbagai wilayah Indonesia.

2. Verifikasi Laporan Rukyatul Hilal: Tim pemantau hilal di berbagai daerah melaporkan hasil pengamatan mereka.

3. Sidang Penetapan: Para peserta sidang membahas data hisab dan laporan rukyat untuk menentukan awal Syawal.

4. Pengumuman Resmi Pemerintah: Hasil sidang kemudian diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama kepada masyarakat.

Biasanya pengumuman dilakukan pada malam hari setelah seluruh proses selesai.

Load More