Lifestyle / Komunitas
Senin, 16 Maret 2026 | 13:24 WIB
Ilustrasi kumpul keluarga. (Dok. FWD)
Baca 10 detik
  • Kementerian Perhubungan memprediksi 143,91 juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik tahun ini.
  • Meningkatnya mobilitas Ramadan menuntut masyarakat mempersiapkan kesehatan dan kondisi finansial dengan matang.
  • Perlindungan jiwa syariah menjadi solusi penting untuk memberikan ketenangan finansial saat momen kebersamaan.

Suara.com - Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi banyak keluarga di Indonesia. Selain sebagai waktu untuk memperkuat spiritualitas, bulan suci ini juga identik dengan tradisi kumpul bersama keluarga, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tak heran jika mobilitas masyarakat meningkat drastis pada periode ini. Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 143,91 juta masyarakat Indonesia akan melakukan perjalanan mudik pada tahun ini. Angka tersebut menjadikan arus mudik sebagai salah satu pergerakan manusia terbesar di Indonesia setiap tahunnya.

Di tengah tingginya mobilitas tersebut, berbagai persiapan pun dilakukan oleh masyarakat. Mulai dari menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, menyiapkan kebutuhan keluarga di kampung halaman, hingga memastikan kondisi finansial tetap stabil agar momen Lebaran dapat dinikmati dengan lebih tenang.

Chief of Agency FWD Insurance, Ang Tiam Kit, mengatakan bahwa Ramadan dan Idulfitri merupakan waktu yang sangat bermakna bagi keluarga Indonesia untuk mempererat kebersamaan.

“Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat berarti bagi keluarga Indonesia. Di tengah meningkatnya mobilitas dan berbagai persiapan menyambut hari raya, perlindungan jiwa menjadi bagian penting dalam perencanaan keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, rasa aman dan ketenangan menjadi hal yang penting agar keluarga dapat menikmati momen kebersamaan tanpa rasa khawatir.

Hal ini juga sejalan dengan temuan survei FWD Group yang menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen responden kelas menengah di Asia merasa cemas terhadap kondisi kesejahteraan finansial mereka, sehingga kerap menunda perencanaan keuangan jangka panjang.

Melihat kondisi tersebut, berbagai solusi perlindungan finansial pun mulai banyak dipertimbangkan masyarakat sebagai bagian dari perencanaan keluarga. Salah satunya melalui produk asuransi jiwa berbasis syariah yang dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.

Produk seperti FWD Rencana Sejahtera hadir dengan berbagai pilihan masa perlindungan dan skema kontribusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga. Selain memberikan santunan perlindungan jiwa, produk ini juga menyediakan opsi manfaat akhir masa asuransi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan finansial keluarga, seperti pendidikan anak, persiapan pensiun, hingga rencana ibadah.

Baca Juga: Update Tarif Tol Jogja-Semarang 2026 Terbaru Jelang Mudik Lebaran, Ini Rinciannya

Dengan pendekatan berbasis prinsip syariah yang mengedepankan transparansi dan keadilan, layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan masa depan dengan lebih tenang.

Ang Tiam Kit menambahkan bahwa pada akhirnya tujuan utama dari perlindungan finansial adalah memberikan ketenangan bagi keluarga, sehingga mereka dapat fokus pada hal yang paling penting.

“Melalui perlindungan yang tepat, kami berharap keluarga Indonesia dapat merasakan ketenangan nyata dan menikmati kebersamaan dengan orang-orang tercinta,” tutupnya.

Menjelang Idulfitri, momen berkumpul bersama keluarga memang menjadi hal yang paling dinantikan. Dengan persiapan yang matang—baik secara fisik, mental, maupun finansial—perayaan Lebaran pun dapat dijalani dengan lebih nyaman dan penuh makna.

Load More