Suara.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok merupakan organisasi resmi pelajar Indonesia di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing yang bertujuan menghimpun serta mewadahi pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Tiongkok. Setiap tahunnya, Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang terbagi ke dalam tiga wilayah, yaitu Region Utara, Region Selatan, dan Region Timur, dengan tema serta narasumber yang berbeda di setiap region.
PPIT Region Utara merupakan pengelompokan cabang PPIT yang secara geografis berada di wilayah utara Tiongkok. Region ini terdiri dari sembilan cabang, yaitu PERMIT Beijing, PPIT Changchun, PPIT Harbin, PPIT Shandong, PPIT Shenyang, PPIT Shijiazhuang, PPIT Tianjin, PPIT Xi’an, dan PPIT Zhengzhou.
LDK PPIT Region Utara 2026 dilaksanakan pada tanggal 6–8 Maret 2026 di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi. Kegiatan ini mengusung tema “SATSET: Sadar Diri, Aksi Nyata, Tanggung Jawab, Sinergi Tim, Efisien & Efektif, Tujuan Terarah.” Tema tersebut dipilih karena nilai-nilai di dalamnya menggambarkan karakter kepemimpinan yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini. Tema ini menekankan pentingnya peserta untuk memahami diri dan perannya, berani mengambil tindakan nyata, serta mampu memikul tanggung jawab dengan baik. Selain itu, kerja sama tim yang solid, cara kerja yang efisien dan efektif, serta fokus pada tujuan menjadi dasar yang ingin ditanamkan.
Kegiatan diawali pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan kedatangan peserta dari berbagai kota di wilayah utara Tiongkok. Antusiasme peserta sudah terasa sejak hari pertama. Pada malam harinya, panitia dan peserta bersama-sama mengunjungi (Lo Jn Yíng), salah satu kawasan kuliner di Taiyuan, sebagai momen kebersamaan sekaligus kesempatan untuk saling mengenal sebelum rangkaian kegiatan inti dimulai.
Rangkaian acara utama berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026. Acara dibuka oleh Master of Ceremony dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars PPIT. Sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana Abigail Audrey Parahita, diikuti oleh Felix Liman selaku Ketua PPIT Region Utara, Gregorius Justin Chung sebagai Ketua Umum PPIT, serta Ibu Nur Evi Rahmawati selaku perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan mini games maze marker, yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kerja sama dan gotong royong di antara peserta. Sesi materi pertama kemudian disampaikan oleh Gregorius Justin Chung yang memaparkan fungsi, tujuan, serta sejarah berdirinya PPIT, sekaligus menekankan pentingnya peran organisasi ini sebagai wadah bagi pelajar Indonesia di Tiongkok.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, LDK tahun ini juga menghadirkan simulasi sidang pleno. Dalam kegiatan ini, peserta diberi kesempatan untuk berperan sebagai Dewan Presidium dan memimpin jalannya sidang. Simulasi tersebut menjadi latihan kepemimpinan yang relevan, mengingat sidang pleno juga akan dilaksanakan dalam Simposium dan Kongres PPIT pada 9–12 Juli 2026 di Kota Xi’an.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi bersama narasumber Salsa Senja, yang membagikan perjalanan hidupnya dari seorang atlet nasional hingga kini menempuh studi doktoral di Tsinghua University. Ia juga aktif sebagai dosen di Universitas Pendidikan Indonesia, Presiden Sino Scholar, serta Founder Linsan Mandarin. Dalam sesi ini, Salsa berbagi pengalaman serta wawasan mengenai kepemimpinan, ketekunan, dan pentingnya menjadi teladan bagi orang lain.
Setelah sesi materi berakhir, peserta dan panitia mengabadikan momen dengan foto bersama, kemudian melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi kawasan Zhonglou Street () untuk menikmati berbagai makanan khas Provinsi Shanxi.
Baca Juga: BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
Memasuki hari ketiga, kegiatan diawali dengan sesi bersama narasumber Bapak Sian Gwan Soh, Founder Yongchun Chinese Language Center. Beliau membahas tentang keberanian dalam kepemimpinan, kemampuan public speaking, serta strategi memimpin organisasi maupun perusahaan. Peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk merancang konsep organisasi atau perusahaan, lengkap dengan visi, misi, tujuan, serta struktur kepengurusannya.
Sebagai puncak acara, penghargaan diberikan kepada peserta terbaik dalam kategori Most Creative, Most Active, dan Most Strategic. Acara kemudian ditutup dengan sambutan dari Kezia Margaretta, Ketua Cabang PPIT Shijiazhuang, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, sponsor, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
LDK PPIT Region Utara 2026 tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan kepemimpinan, tetapi juga ruang pembentukan karakter bagi para pelajar Indonesia di Tiongkok. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi pemimpin yang lebih sigap, terarah, dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran mereka di masa depan.***
Berita Terkait
-
Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
Peringati Satu Tahun Danantara, BRI Salurkan Ribuan Paket Pendidikan di Wilayah 3T
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
Lentera Perempuan Berdaya, Ketika Usaha Mikro Menyalakan Harapan: Dari Iftar Bersama PNM
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga