- Rumah Palembang adalah rumah panggung kayu tradisional di Greenbelt PIK2 yang kontras dengan kafe modern sekitarnya.
- Tempat ini ramai dikunjungi usai olahraga pagi untuk menikmati kopi dan sarapan sederhana di suasana santai.
- Selain sebagai kafe, bangunan tersebut menawarkan pengalaman unik menginap di lantai atas dengan suasana tenang.
Suara.com - Di tengah gemerlap kawasan PIK yang identik dengan deretan kafe modern dan restoran hits, ternyata masih ada sudut tenang yang menawarkan pengalaman berbeda.
Berlokasi di jalur hijau Greenbelt PIK2, sebuah rumah panggung kayu bergaya tradisional justru mencuri perhatian sebagai hidden gem yang belakangan ramai dibicarakan. Tempat itu dikenal sebagai Rumah Palembang.
Sekilas, bangunan ini tampak sederhana dan bahkan mudah terlewatkan di antara pepohonan rindang dan jalur jogging yang menjadi ciri khas Greenbelt. Namun justru dari kesederhanaannya itulah muncul daya tarik yang sulit dijelaskan.
Rumah panggung ini terinspirasi dari arsitektur tradisional Palembang, menghadirkan nuansa hangat yang kontras dengan hiruk pikuk kawasan urban di sekitarnya.
Di pagi hari, suasana di Rumah Palembang terasa hidup dengan cara yang berbeda. Bukan riuh, melainkan ramai yang tetap terasa santai. Para pengunjung yang selesai jogging atau bersepeda biasanya berhenti sejenak, duduk di bawah rumah panggung sambil menikmati secangkir kopi atau sarapan ringan.
Angin yang berhembus pelan, suara langkah kaki pelari, dan pemandangan hijau di sekelilingnya menciptakan suasana yang jarang ditemukan di sudut Jakarta lainnya.
Menu yang ditawarkan memang tidak rumit, namun justru itu yang membuatnya terasa akrab. Mulai dari kopi hitam, cappuccino, hingga teh poci menjadi pilihan sederhana untuk menemani pagi.
Ada pula minuman segar seperti rosela tea, telang mojito, dan kunyit asam yang terasa pas setelah berolahraga. Untuk makanan, pilihan seperti nasi goreng, pisang goreng, tahu isi, hingga roti dengan telur dan sosis sapi cukup untuk mengisi energi tanpa terasa berlebihan.
Seorang pengunjung, Jessica, mengaku rutin menjadikan tempat ini sebagai titik singgah favoritnya setelah bersepeda. “Biasanya habis cycling saya mampir ke sini buat sarapan. Enak banget duduk santai sambil lihat orang jogging lewat,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Body Lotion Ukuran Gentong yang Hidden Gem untuk Mencerahkan Kulit
Ia menambahkan bahwa suasana di Rumah Palembang terasa lebih natural dibandingkan kafe pada umumnya. “Tempatnya nggak terlalu ramai dan terasa lebih santai. Kayak lagi sarapan di taman,” katanya.
Tak hanya untuk sarapan, Rumah Palembang juga menyimpan pengalaman lain yang tak banyak diketahui orang: menginap di rumah panggung tersebut. Bagian atas bangunan difungsikan sebagai ruang inap yang menghadirkan sensasi berbeda dari hotel pada umumnya.
Kevin Tan, seorang fotografer yang pernah mencoba menginap di sana, mengaku awalnya hanya mengira tempat ini sebagai spot foto. “Saya sering jogging di Greenbelt dan selalu lihat rumah ini. Awalnya cuma kira spot foto. Setelah tahu bisa menginap, saya coba booking,” katanya.
Pengalaman yang ia rasakan pun jauh dari ekspektasi kawasan PIK yang biasanya ramai. “Kalau malam itu sepi banget, cuma suara angin sama daun. Rasanya kayak lagi di luar kota, padahal masih di Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, kesederhanaan justru menjadi nilai lebih. “Bukan mewah, tapi justru itu yang bikin menarik. Kayak retreat kecil,” tambahnya.
Keberadaan Rumah Palembang menjadi bukti bahwa di tengah pesatnya perkembangan destinasi kuliner modern, masih ada ruang-ruang kecil yang menawarkan pengalaman lebih personal dan membumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jurus Pengelola Daycare Little Aresha Tutupi Kekejaman: Tutur Manis hingga Topeng Agamis
-
Sebelum Dipakai, Parfum Perlu Dikocok atau Tidak? Ini Faktanya agar Tak Keliru
-
Promo Superindo Hari Ini 1 Mei 2026, Daging dan Buah Segar Dibanderol Harga Miring
-
Berapa Harga Sunscreen Scora? Ini Keunggulan dan Manfaatnya untuk Kulit
-
Pakai Scrub Badan Dulu atau Sabun Dulu? Ini Urutan yang Benar dan 5 Pilihan Terbaiknya
-
Berapa Harga Sunscreen Wardah SPF 50? Ini Rincian 6 Produknya dengan Perlindungan Maksimal
-
Hukum Pakai Nama Suami di Belakang Nama Istri, Apakah Boleh dalam Islam?
-
Apa Perbedaan Tinted Sunscreen dan Sunscreen Biasa? Ini Kelebihan vs Kekurangannya
-
Bukan Sekadar Lari: Mengapa Perempuan Perlu Mulai Bergerak Sekarang demi Diri Sendiri
-
Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas