Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 18 Maret 2026 | 06:10 WIB
Rachel Amanda. (Dok. JavaMifi)
Baca 10 detik
  • eSIM (embedded SIM) menjadi solusi praktis pengganti kartu SIM fisik untuk koneksi internet saat perjalanan ke luar negeri.
  • Layanan eSIM dinilai lebih efisien secara biaya, bahkan bisa lebih hemat tiga hingga empat kali dibandingkan roaming konvensional.
  • eSIM menawarkan kemudahan aktivasi melalui aplikasi dan memiliki jangkauan jaringan luas di ratusan negara tujuan.

Suara.com - Akses internet kini bukan lagi sekadar pelengkap saat traveling ke luar negeri, tapi sudah jadi kebutuhan utama. Mulai dari mencari arah, memesan transportasi, hingga tetap terhubung dengan keluarga dan pekerjaan, semuanya bergantung pada koneksi yang stabil.

Sayangnya, masih banyak traveler yang menghadapi kendala klasik seperti biaya roaming yang mahal atau ribetnya harus membeli kartu SIM lokal setibanya di negara tujuan. Di tengah mobilitas yang semakin tinggi, kebutuhan akan solusi yang praktis dan efisien pun makin terasa.

Belakangan, teknologi eSIM (embedded SIM) mulai jadi pilihan baru. Berbeda dengan kartu SIM fisik, eSIM memungkinkan pengguna mengaktifkan paket data langsung dari perangkat tanpa perlu bongkar pasang kartu. Cukup lewat aplikasi, koneksi internet bisa langsung digunakan bahkan sejak pesawat mendarat.

Melihat tren tersebut, JavaMifi menghadirkan aplikasi JavaConnect sebagai salah satu opsi layanan konektivitas global berbasis eSIM. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membeli dan mengaktifkan paket data internasional, dengan harga mulai dari 19.000 langsung dari smartphone, dengan jangkauan jaringan yang mencakup lebih dari 200 negara.

Tren ini juga mulai dilirik oleh para traveler Indonesia, termasuk publik figur yang sering bepergian ke luar negeri. Aktris Rachel Amanda, misalnya, dalam beberapa kesempatan membagikan momen perjalanannya ke berbagai negara di media sosial. Dalam perjalanan seperti itu, koneksi internet yang stabil jadi hal penting, baik untuk navigasi maupun berbagi pengalaman secara real time.

Sebagai penyedia layanan global WiFi, JavaMifi selama ini dikenal melayani berbagai kebutuhan konektivitas luar negeri, mulai dari wisatawan hingga jamaah ibadah. Kehadiran aplikasi ini menjadi bagian dari penyesuaian layanan terhadap perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pengguna.

Co-Founder JavaMifi, Andintya Maris, mengatakan bahwa transformasi layanan dilakukan untuk menjawab kebutuhan akses internet yang semakin praktis.

“Kami melihat pengguna kini menginginkan layanan yang cepat dan mudah diakses, terutama saat berada di luar negeri. Karena itu, kami mencoba menghadirkan solusi yang lebih sederhana melalui aplikasi yang bisa mencakup lebih dari 200 negara,” ujarnya.

Kemudahan ini membuat layanan berbasis eSIM semakin diminati. Selain praktis, opsi ini juga dinilai lebih hemat dibandingkan roaming konvensional, bahkan dalam beberapa kasus bisa tiga hingga empat kali lebih efisien.

Baca Juga: Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara

Tak hanya itu, jangkauan jaringan yang luas—hingga ratusan negara—membuat traveler tak perlu lagi berganti kartu di setiap destinasi. Ditambah dengan dukungan pelanggan 24 jam, pengguna bisa merasa lebih tenang meski berada di zona waktu yang berbeda.

Ke depan, penggunaan eSIM diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan perubahan gaya traveling yang semakin dinamis. Traveler kini tak hanya mencari pengalaman baru, tapi juga kenyamanan, termasuk dalam hal tetap terkoneksi tanpa hambatan.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, tak heran jika eSIM mulai jadi andalan baru bagi mereka yang ingin traveling dengan lebih praktis, tanpa harus kehilangan koneksi di mana pun berada.

Load More