Suara.com - Libur Lebaran selalu identik dengan lonjakan arus kendaraan, baik dari pemudik yang pulang kampung maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Yogyakarta. Kota pelajar yang biasanya terasa santai bisa berubah padat dan macet dalam hitungan jam.
Sebab itu, mengetahui titik rawan macet di Jogja saat libur lebaran sekaligus jalur alternatif menjadi hal penting agar perjalanan tetap nyaman dan efisien. Kira-kira daerah mana saja di Jogja yang langgananan macet?
Titik Rawan Macet di Jogja
Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul telah memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan selama musim libur Lebaran.
Pemudik maupun warga lokal diimbau untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari antrean panjang kendaraan, terutama di kawasan menuju objek wisata dan jalur utama antarwilayah. Berikut titik macet yang perlu diwaspadai.
1. Jalan Yogyakarta–Wates hingga kawasan Pasar Gamping
Beberapa ruas yang diprediksi padat antara lain Jalan Yogyakarta–Wates hingga kawasan Pasar Gamping. Jalur ini merupakan akses penting dari arah barat menuju pusat kota maupun wilayah Bantul.
2. Simpang Empat Sedayu
Berikutnya simpang empat Sedayu juga kerap menjadi bottleneck karena pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
3. Jalan Ahmad Yani dan Simpang empat Ketandan di ruas Jalan Yogyakarta–Wonosari
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Jogja-Solo Diprediksi 18 Maret
Wilayah ini menjadi jalur vital bagi kendaraan dari arah timur yang hendak menuju pusat kota atau kawasan wisata Gunungkidul.
4. Dekat Ringroad Selatan
Tak hanya itu, simpang empat Kotagede, simpang empat Giwangan di sekitar ring road selatan, serta simpang empat Dongkelan termasuk area yang perlu diwaspadai. Persimpangan besar dengan volume kendaraan tinggi sering kali menyebabkan antrean panjang, terutama pada jam-jam sibuk.
5. Jalan Srandakan–Palbapang
Di wilayah selatan, kepadatan diperkirakan terjadi di Jalan Srandakan–Palbapang yang menjadi akses menuju Kulon Progo dan Bantul.
6. Jalan Paragtritis
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun