Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 19:00 WIB
ilustrasi salat Id. [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
Baca 10 detik
  • Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkadah dilaksanakan pagi hari pertama Syawal.
  • Waktu utama salat Idulfitri adalah setelah matahari terbit hingga mendekati waktu zawal.
  • Tata cara salat dua rakaat ini memiliki ciri khas takbir tambahan, dilanjutkan dengan dua khutbah oleh imam.

Tata cara salat Idulfitri terdiri dari dua rakaat dengan takbir tambahan yang menjadi ciri khasnya. Berikut langkah-langkahnya secara lengkap sesuai sunnah:

1. Niat

Niat diucapkan dalam hati ketika takbiratul ihram: “Usholli sunnatal ‘iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aala” (bagi laki-laki). Bagi perempuan ditambah “ma’muman” jika makmum.

2. Takbiratul Ihram

Mengucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga, kemudian meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada.

3. Rakaat Pertama

Setelah takbiratul ihram, angkat tangan lagi dan bertakbir tambahan hingga total 7 kali takbir (termasuk ihram). Setiap takbir mengangkat tangan setinggi telinga.

Di antara takbir tidak ada bacaan khusus, boleh diam. Setelah 7 takbir selesai, baca ta’awwudz, Al-Fatihah, dan surat pendek (disunnahkan surat Qaf atau Al-A’la). Lalu ruku’, i’tidal, sujud dua kali seperti salat biasa.

4. Rakaat Kedua

Baca Juga: Bacaan Niat dan Cara Sholat Idulfitri Makmum yang Benar, Lengkap dengan Sunnahnya

Bangkit ke rakaat kedua sambil mengucapkan “Allahu Akbar”. Kemudian bertakbir tambahan hingga total 5 kali takbir (mengangkat tangan setiap kali).

Setelah itu baca ta’awwudz, Al-Fatihah, dan surat pendek (disunnahkan surat Al-Ghasyiyah). Lanjut ruku’, sujud, tahiyat akhir, dan salam.

Seluruh gerakan salat Idulfitri mengikuti imam. Bagi yang salat sendiri, cara sama persis. Suara imam dikeraskan pada bacaan Fatihah dan surat, sedangkan makmum mengikuti diam-diam.

Setelah salat selesai, imam menyampaikan dua khutbah Idulfitri. Khutbah pertama dimulai dengan takbir 9 kali, kemudian isi tentang taqwa, bersyukur, silaturahmi, dan zakat fitrah.

Khutbah kedua dimulai dengan takbir 7 kali. Jamaah dianjurkan mendengarkan khutbah dengan khusyuk dan tidak berbicara.

Setelah khutbah, umat Muslim saling bersalaman, meminta maaf, dan bertakbir di perjalanan pulang. Disunnahkan pula bersedekah dan berdoa bersama.

Load More