- Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkadah dilaksanakan pagi hari pertama Syawal.
- Waktu utama salat Idulfitri adalah setelah matahari terbit hingga mendekati waktu zawal.
- Tata cara salat dua rakaat ini memiliki ciri khas takbir tambahan, dilanjutkan dengan dua khutbah oleh imam.
Tata cara salat Idulfitri terdiri dari dua rakaat dengan takbir tambahan yang menjadi ciri khasnya. Berikut langkah-langkahnya secara lengkap sesuai sunnah:
1. Niat
Niat diucapkan dalam hati ketika takbiratul ihram: “Usholli sunnatal ‘iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aala” (bagi laki-laki). Bagi perempuan ditambah “ma’muman” jika makmum.
2. Takbiratul Ihram
Mengucapkan “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga, kemudian meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada.
3. Rakaat Pertama
Setelah takbiratul ihram, angkat tangan lagi dan bertakbir tambahan hingga total 7 kali takbir (termasuk ihram). Setiap takbir mengangkat tangan setinggi telinga.
Di antara takbir tidak ada bacaan khusus, boleh diam. Setelah 7 takbir selesai, baca ta’awwudz, Al-Fatihah, dan surat pendek (disunnahkan surat Qaf atau Al-A’la). Lalu ruku’, i’tidal, sujud dua kali seperti salat biasa.
4. Rakaat Kedua
Baca Juga: Bacaan Niat dan Cara Sholat Idulfitri Makmum yang Benar, Lengkap dengan Sunnahnya
Bangkit ke rakaat kedua sambil mengucapkan “Allahu Akbar”. Kemudian bertakbir tambahan hingga total 5 kali takbir (mengangkat tangan setiap kali).
Setelah itu baca ta’awwudz, Al-Fatihah, dan surat pendek (disunnahkan surat Al-Ghasyiyah). Lanjut ruku’, sujud, tahiyat akhir, dan salam.
Seluruh gerakan salat Idulfitri mengikuti imam. Bagi yang salat sendiri, cara sama persis. Suara imam dikeraskan pada bacaan Fatihah dan surat, sedangkan makmum mengikuti diam-diam.
Setelah salat selesai, imam menyampaikan dua khutbah Idulfitri. Khutbah pertama dimulai dengan takbir 9 kali, kemudian isi tentang taqwa, bersyukur, silaturahmi, dan zakat fitrah.
Khutbah kedua dimulai dengan takbir 7 kali. Jamaah dianjurkan mendengarkan khutbah dengan khusyuk dan tidak berbicara.
Setelah khutbah, umat Muslim saling bersalaman, meminta maaf, dan bertakbir di perjalanan pulang. Disunnahkan pula bersedekah dan berdoa bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Bersamaan dengan Nyepi, Takbiran Idulfitri di Bali Digelar Tanpa Pengeras Suara
-
Promo Spesial Makanan Kaleng dan Sirup di Alfamart, Hari Ini Terakhir!
-
5 Rekomendasi Sepatu yang Cocok Dipakai dengan Baju Koko, Biar Tampil Stylish
-
10 Promo Sandal CROCS di Foot Locker, Nyaman dan Stylish untuk Salat Idulfitri
-
Roller Coaster di Tengah Laut: Taman Bermain di Atas Kapal Pesiar Disney Adventure
-
Rekomendasi Topik Obrolan Seru Buat Kumpul Keluarga Agar Tidak Kaku Saat Lebaran 2026
-
Lebaran Tanpa Opor Ayam? Ini Alasan Hidangan Ini Jadi Jantung Silaturahmi Lebaran
-
Bacaan Niat dan Cara Sholat Idulfitri Makmum yang Benar, Lengkap dengan Sunnahnya
-
Kapan Malam Takbiran Idulfitri 2026? Cek Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Ini Supaya Tidak Tertinggal