- Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkad dua rakaat dilaksanakan pagi hari 1 Syawal setelah berakhirnya puasa Ramadan.
- Pelaksanaan salat wajib diawali dengan niat, dilanjutkan takbir khusus tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua.
- Setelah salat selesai, imam wajib menyampaikan dua khotbah, dan pelaksanaannya diutamakan berjamaah di lapangan terbuka.
Suara.com - Salat Idulfitri merupakan salah satu ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Dilaksanakan pada pagi hari 1 Syawal setelah bulan Ramadan berakhir, salat Idulfitri menjadi simbol kemenangan atas nafsu dan penanda berakhirnya puasa wajib.
Banyak umat Islam yang penasaran: Salat Idulfitri berapa rakaat? Jawabannya singkat dan jelas menurut kesepakatan seluruh mazhab fiqih: dua rakaat saja.
Bukan empat, bukan tiga, melainkan tepat dua rakaat dengan tambahan takbir-takbir khusus yang membedakannya dari shalat biasa.
Meski hanya dua rakaat, shalat Idulfitri memiliki kekhususan yang membuatnya istimewa. Takbir-takbir tambahan ini menjadi ciri khas yang wajib diperhatikan agar shalat sah dan sempurna.
Menurut panduan dari para ulama, shalat Idulfitri termasuk salat sunnah yang diutamakan dilaksanakan secara berjamaah di lapangan terbuka atau masjid besar.
Namun, jika ada uzur seperti hujan deras atau sakit, boleh dilakukan di rumah secara sendirian.
Intip Panduan Lengkap Pelaksanaan Salat Idulfitri
1. Waktu Pelaksanaan
Salat dimulai setelah matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit) hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Baca Juga: 7 Pilihan Sunscreen di Alfamart untuk Melindungi Kulit saat Salat Idulfitri
Di Indonesia, biasanya dilaksanakan pukul 06.30–08.00 pagi, tergantung daerah. Disunnahkan segera setelah khotbah Idulfitri selesai.
2. Niat
Sebelum takbiratul ihram, niatkan dalam hati: “Ushalli sunnatal ‘iidil fitri rak’ataini lillahi ta’ala.” (Aku niat shalat sunnah Idulfitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.)
3. Cara Melaksanakan Dua Rakaat
Rakaat Pertama
Mulai dengan takbiratul ihram (“Allahu Akbar”), angkat tangan seperti biasa. Kemudian bacalah takbir tambahan sebanyak 7 kali (tidak termasuk takbiratul ihram).
Setiap takbir diikuti dengan mengangkat tangan dan membaca “Allahu Akbar” pelan.
Setelah 7 takbir, langsung baca surah Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan Qaf atau Al-A’la).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
7 Rekomendasi Moisturizer agar Wajah Glowing saat Lebaran 2026
-
3 Zodiak Paling Beruntung dan Bernasib Baik Mulai 19 Maret 2026
-
7 Pilihan Sunscreen di Alfamart untuk Melindungi Kulit saat Salat Idulfitri
-
Kapan Waktu Terbaik Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin? Ini Makna Sebenarnya, Jangan Keliru
-
Kapan Takbiran 2026? Ini Informasi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
5 Parfum Lokal Wangi Tahan Lama di Alfamart, Harga Murah Meriah
-
Dilema Mudik Lebaran: Siapa yang Jaga Orang Tua Rentan Saat Semua Keluarga Pulang Kampung?
-
Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Apa Saja? Ini Balasan Terbaiknya
-
10 Pantun Mudik Lebaran 2026 Lucu dan Menghibur untuk Keluarga
-
Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026