Lifestyle / Komunitas
Kamis, 19 Maret 2026 | 10:28 WIB
ilustrasi salat Id [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym]
Baca 10 detik
  • Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkad dua rakaat dilaksanakan pagi hari 1 Syawal setelah berakhirnya puasa Ramadan.
  • Pelaksanaan salat wajib diawali dengan niat, dilanjutkan takbir khusus tujuh kali di rakaat pertama dan lima kali di rakaat kedua.
  • Setelah salat selesai, imam wajib menyampaikan dua khotbah, dan pelaksanaannya diutamakan berjamaah di lapangan terbuka.

Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti shalat biasa.

Rakaat Kedua

Bangkit untuk rakaat kedua, baca takbiratul intiqal (“Allahu Akbar”).

Kemudian takbir tambahan sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan.

Lanjutkan dengan Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar).

Ruku’, sujud, tasyahud akhir, dan salam.

4. Khutbah Idulfitri

Setelah shalat selesai, imam menyampaikan dua khotbah dengan jeda duduk di antaranya.

Khutbah ini wajib diikuti jamaah meski tidak menjadi syarat sah shalat.

Sunnah-Sunnah Pendukung

Baca Juga: 7 Pilihan Sunscreen di Alfamart untuk Melindungi Kulit saat Salat Idulfitri

Mandi sunnah, memakai pakaian terbaik, dan memakai wewangian sebelum berangkat.

Berjalan kaki ke tempat shalat (jika memungkinkan) dan pulang lewat jalan berbeda.

Takbir bersama-sama di jalan menuju lapangan: “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah…”

Setelah shalat, disunnahkan bertakbir hingga matahari tergelincir (Zuhur).

Di Indonesia, takbir ini sering dikumandangkan secara meriah dengan lantunan lagu-lagu Idulfitri.

Mengapa Hanya Dua Rakaat?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri selalu mengerjakan shalat Idulfitri dan Iduladha hanya dua rakaat, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim.

Load More