Lifestyle / Komunitas
Kamis, 19 Maret 2026 | 21:00 WIB
Warga bermain kembang api saat merayakan malam takbiran di Kawasan Manggarai, Jakarta, Minggu (30/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indonesia ternyata bukan satu-satunya negara yang merayakan Lebaran 2026 tahun ini dengan segudang tradisi unik.

Umat Muslim di penjuru dunia punya cara masing-masing melalui kekayaan budaya mereka untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan.

Adapun sejarah dunia yang kaya meninggalkan berbagai tradisi unik yang diikuti oleh umat Muslim seluruh dunia.

Saat ajaran Islam masuk, beberapa negara di dunia juga mengembangkan beragam tradisi untuk merayakan hari yang suci ini.

Lantas, bagaimana budaya di beragam negara di dunia merayakan lebaran?

Bagaimana jika dibandingkan dengan Indonesia?

Turki - Seker Bayrami

Ilustrasi Lebaran di Turki

Masyarakat Turki mengenal Lebaran Idulfitri dengan sebutan Seker Bayrami atau Hari Raya Gula.

Nama tersebut muncul karena adan kebiasaan makan manis yang menjadi inti perayaan Idulfitri

Setelah melaksanakan salat Id, anak-anak akan berkeliling mengunjungi tetangga dan sanak saudara.

Baca Juga: Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Mirip dengan tradisi Halloween, mereka akan mendapatkan hadiah berupa permen, cokelat, atau baklava tradisional yang sangat manis.

Selain itu, penghormatan kepada orang tua sangat dijunjung tinggi melalui tradisi mencium tangan kanan orang yang lebih tua lalu menempelkannya ke dahi sebagai bentuk bakti dan kasih sayang yang mendalam.

Afghanistan - Tokhm-Jangi

Warga Afghanistan memiliki cara yang sangat unik untuk memeriahkan Lebaran, yaitu melalui tradisi Tokhm-Jangi atau adu telur.

Tradisi ini biasanya dilakukan oleh kaum pria di taman atau lapangan terbuka setelah menjalankan ibadah salat Id.

Setiap peserta akan membawa telur rebus yang telah diwarnai dengan cantik. Aturannya sederhana namun seru, yakni dua orang akan saling membenturkan telur mereka hingga salah satunya retak.

Load More