- Tradisi sungkem saat Lebaran adalah ritual sakral untuk memohon ampunan dengan mencium tangan kerabat yang lebih tua.
- Artikel menyajikan 35 contoh ucapan sungkem formal dan tulus yang dapat disesuaikan untuk orang tua, mertua, dan sanak saudara.
- Prosedur sungkem yang benar dilakukan pagi hari setelah salat Idulfitri, dengan posisi berlutut atau jongkok sebagai penghormatan.
Suara.com - Lebaran Idulfitri bukan hanya saat makan ketupat dan silaturahmi, tapi juga momen paling sakral untuk memohon maaf.
Tradisi sungkem — mencium tangan orang tua, kakek-nenek, atau saudara yang lebih tua — adalah wujud penghormatan dan permintaan ampun yang tulus.
Ucapan sungkem lebaran yang diucapkan saat sungkem harus datang dari hati, sopan, dan penuh rasa hormat.
Berikut 35 ucapan sungkem Lebaran dalam Bahasa Indonesia yang bisa Anda pakai. Cocok untuk orang tua, mertua, kakek-nenek, atau kakak-adik.
Salin, sesuaikan panggilan, dan ucapkan dengan mata yang berkaca-kaca!
Ucapan Umum yang Cocok untuk Semua Orang (1-10)
1. “Saya mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan yang telah saya perbuat selama ini, baik yang disengaja maupun tidak. Semoga Allah memberikan ampunan kepada kita semua.”
2. “Dengan penuh kerendahan hati, saya sungkem dan memohon ampun atas segala dosa dan khilaf saya. Mohon maafkanlah saya, [Panggilan].”
3. “Maaf lahir batin, Bapak/Ibu. Atas segala perbuatan yang pernah menyakiti hati dan perasaan Bapak/Ibu selama bertahun-tahun.”
4. “Saya memohon pengampunan lahir dan batin. Semoga di Lebaran ini kita semua diberkahi kebahagiaan dan kedamaian yang abadi.”
Baca Juga: Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
5. “Mohon maafkan segala ketidakpatuhan, kelalaian, dan sikap saya yang kurang berbakti. Saya tulus meminta ampun.”
6. “Dalam momen suci Idul Fitri ini, saya sungkem memohon maaf atas semua kata-kata kasar, sikap egois, dan perbuatan yang tidak terpuji.”
7. “Saya mohon ampun atas segala kesalahan yang membuat Bapak/Ibu khawatir, sedih, atau kecewa. Maaf lahir batin yang sedalam-dalamnya.”
8. “Ampuni saya yang kadang lupa diri, lupa waktu, dan lupa berterima kasih atas segala pengorbanan yang Bapak/Ibu berikan.”
9. “Dengan rendah hati, saya memohon maaf lahir batin. Semoga Allah menyatukan hati kita kembali dalam keharmonisan yang lebih indah.”
10. “Saya sungkem tulus meminta pengampunan atas segala dosa saya terhadap keluarga. Mari kita mulai lembaran baru yang lebih baik.”
Ucapan Khusus untuk Orang Tua dan Mertua (11-20)
11. “Bapak/Ibu yang saya cintai, mohon maafkan segala kekurangan saya sebagai anak. Saya berjanji akan lebih berbakti mulai tahun ini.”
12. “Maaf lahir batin, Ayah/Bunda. Atas semua waktu yang saya sia-siakan, semua nasihat yang saya abaikan, dan semua air mata yang pernah Bapak/Ibu teteskan karena saya.”
13. “Saya memohon ampun atas segala perbuatan yang membuat Bapak/Ibu kecewa. Terima kasih atas segala kasih sayang yang tak pernah putus.”
14. “Dengan sungkem ini, saya mohon maafkan saya yang belum bisa menjadi anak sempurna seperti harapan Bapak/Ibu. Saya akan berusaha lebih baik.”
15. “Mohon maaf lahir batin, mertua saya yang baik hati. Saya minta ampun atas segala sikap yang kurang sopan selama ini.”
16. “Ampuni dosa saya, Bapak/Ibu mertua. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak/Ibu dengan surga yang tertinggi.”
17. “Saya tulus memohon maaf atas segala kelalaian saya yang sering membuat Bapak/Ibu khawatir tentang kehidupan rumah tangga kami.”
18. “Maafkan saya yang kadang terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa menelepon dan menanyakan kabar Bapak/Ibu.”
19. “Dalam Lebaran yang penuh berkah ini, saya sungkem meminta pengampunan lahir batin. Semoga keluarga kita selalu dalam lindungan Allah.”
20. “Bapak/Ibu, maafkan segala kesalahan saya. Saya berdoa agar Bapak/Ibu selalu sehat, panjang umur, dan bahagia selamanya.”
Ucapan untuk Kakek-Nenek dan Saudara yang Lebih Tua (21-30)
21. “Kakek/Nenek yang saya hormati, mohon maaf lahir batin atas segala kenakalan saya semasa kecil hingga sekarang.”
22. “Saya memohon ampun atas semua cerita yang pernah saya sembunyikan dan semua doa yang pernah saya lupakan untuk Kakek/Nenek.”
23. “Maafkan cucu/keponakan yang kadang kurang perhatian. Saya sungkem dengan penuh rasa sayang dan hormat.”
24. “Kakak/Mbak yang saya sayangi, mohon maaf atas segala pertengkaran kecil kita. Semoga persaudaraan kita semakin erat.”
25. “Saya mohon maaf lahir batin atas semua sikap saya yang kadang tidak mendengarkan nasihat kakak.”
26. “Ampuni adik/keponakan ini, Mas/Mbak. Saya berjanji akan lebih menghargai waktu bersama keluarga besar.”
27. “Kakek/Nenek, maafkan segala kesalahan yang pernah membuat Bapak/Ibu sedih. Doa saya selalu untuk kesehatan dan kebahagiaan Bapak/Ibu.”
28. “Dengan sungkem ini, saya meminta maaf atas segala perbuatan yang tidak sengaja menyakiti hati saudara-saudara saya.”
29. “Mohon ampun lahir batin. Semoga Allah menjadikan kita keluarga yang selalu saling memaafkan dan saling mendukung.”
30. “Saya tulus memohon maaf atas semua waktu yang hilang karena kesibukan. Mulai sekarang, saya akan lebih sering pulang kampung.”
Ucapan Penutup yang Sangat Berkesan (31-35)
31. “Maaf lahir batin yang sedalam-dalamnya. Semoga di hari kemenangan ini, Allah SWT mengampuni semua dosa kita dan memberikan rezeki yang berlimpah.”
32. “Saya sungkem dengan hati yang paling tulus. Ampuni saya, [Panggilan], agar kita bisa menjalani tahun baru dengan hati yang bersih dan penuh cinta.”
33. “Mohon maaf atas segala perbuatan buruk dan kelalaian saya selama ini. Terima kasih telah menjadi orang tua/saudara terbaik di dunia.”
34. “Dalam momen sakral Lebaran ini, saya memohon pengampunan lahir batin. Semoga Allah menjadikan keluarga kita sebagai keluarga surga.”
35. “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H (atau tahun berjalan). Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah selalu melindungi kita, menjaga kesehatan, dan mempersatukan hati kita selamanya. Aamiin ya Rabbal Alamin.”
Cara Melakukan Sungkem yang Benar dan Berkesan
- Lakukan di pagi hari setelah shalat Idulfitri, saat semua keluarga berkumpul.
- Posisi: berlutut atau jongkok di depan orang yang lebih tua, pegang kedua tangan mereka, lalu cium punggung tangan (bagi laki-laki) atau peluk sambil cium pipi (bagi perempuan, tergantung adat).
- Ucapkan pelan, jelas, sambil menatap mata mereka. Biarkan air mata mengalir jika memang tulus.
- Setelah ucapan, dengarkan balasan doa mereka dengan khusyuk, lalu jawab “Aamiin”.
Tips Tambahan Supaya Sungkem Jadi Momen Tak Terlupakan
- Rekam video atau foto diam-diam (kalau mereka tidak keberatan) untuk kenangan.
- Siapkan hadiah kecil seperti uang THR, baju baru, atau tasbih sebagai tanda terima kasih.
- Jika keluarga besar, buat giliran agar setiap orang mendapat giliran sungkem yang tenang.
- Untuk anak kecil, ajari mereka ucapan sederhana agar tradisi terus berlanjut.
- Jangan lupa sungkem virtual via video call bagi yang merantau jauh.
Sungkem adalah ibadah yang indah. Jangan sampai hanya menjadi rutinitas tahunan. Jadikan setiap kata yang Anda ucapkan sebagai bukti cinta dan penghargaan yang sesungguhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Liburan Lebaran Tetap Glowing? Ini Rahasia Lindungi Kulit Sensitif dari Noda Gelap
-
5 Tone Up Sunscreen SPF 50 untuk Samarkan Flek Hitam Secara Instan
-
Khotbah Idul Fitri 2026 Singkat, Padat, dan Mengharukan
-
Kapan Puasa Syawal 2026 Dimulai? Jangan Sampai Terlewat, Catat Jadwalnya
-
Cara Muka Terlihat Cerah Tanpa Skincare Mahal, Rahasianya Ada di Pola Hidup!
-
Link Download Takbiran Makkah untuk Momen Lebaran Idulfitri 2026
-
35 Link Twibbon Idulfitri 2026 Gratis Download dan Langsung Pakai
-
Bolehkah Menikahi Sepupu dari Pihak Ayah? Ini Penjelasan Hukum dalam Islam
-
Cara Buka Blokir PIN Brimo Setelah Salah Pin 3 Kali, Lebih Cepat Tanpa Harus Ke Bank
-
5 Cara Mengatur Jadwal Silaturahmi Lebaran Agar Tidak Kelelahan