Suara.com - Setiap Idul Fitri, banyak orang memperhatikan fenomena menarik, di mana pohon-pohon tampak diam dipagi hari saat salat Ied.
Fenomena ini sering membuat penasaran, hingga muncul pertanyaan setiap tahunnya, kenapa pohon tidak bergerak saat Lebaran menurut Islam?
Bagi sebagian orang, fenomena ini terasa seperti keajaiban alam yang menenangkan hati, sementara bagi yang lain, ada penjelasan logis yang bisa dipahami dari sisi ilmiah.
Lantas, kenapa pohon tidak bergerak saat Lebaran menurut Islam? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Pandangan Islam Terkait Pohon yang Tidak Bergerak saat Lebaran
Dalam ajaran Islam, seluruh makhluk ciptaan Allah, baik yang berakal maupun tidak, senantiasa bertasbih kepada-Nya. Hal ini tertuang dalam Surah Al-Isra ayat 44:
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ وَلٰكِنْ لَّا تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْۗ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرً
Artinya:
"Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun."
Ayat ini menjelaskan bahwa semua makhluk, termasuk pohon, bergerak atau hidup sesuai aturan yang Allah tetapkan, dan dalam proses itu mereka memuji kebesaran-Nya.
Baca Juga: Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
Jadi, meskipun terlihat diam bagi mata manusia, pohon tetap ikut bertasbih dengan cara alamiah mereka. Dari perspektif ini, ketenangan pohon saat sholat Idul Fitri bisa dimaknai sebagai bentuk penghormatan alam terhadap momen ibadah yang sakral.
Selain itu, pohon yang berdiri tegak dan tampak diam sering dianggap simbol kesabaran dan keteguhan. Seperti pohon yang tidak mudah goyah oleh angin, umat Muslim juga diajarkan untuk tetap teguh dalam iman dan sabar menunggu waktu sholat.
Dalam konteks Idul Fitri, pohon-pohon yang tenang menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kedamaian hati, kekhusyukan dalam beribadah, dan rasa syukur setelah sebulan penuh menjalankan puasa.
Penjelasan Ilmiah Tentang Pohon yang Tampak Diam
Dari sisi ilmiah, pohon tidak bergerak saat Lebaran disebabkan karena kondisi alam yang sedang mendukung. Salah satu faktor utama adalah cuaca pagi hari.
Pada saat sholat Idul Fitri, angin cenderung tenang dan udara lebih stabil, sehingga dedaunan dan ranting pohon tampak diam. Gerakan halus pohon yang biasanya terlihat, seringkali tidak disadari karena hembusan angin yang lemah.
Selain itu, persepsi manusia juga berperan besar. Saat hati tenang dan fokus pada ibadah, manusia cenderung lebih peka terhadap ketenangan sekitar, sehingga gerakan pohon yang sebenarnya masih ada, terasa seolah tidak bergerak.
Demikianlah penjelasan terkait kenapa pohon tidak bergerak saat Lebaran menurut Islam, serta penjelasan dari perspektif ilmiah. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri