Lifestyle / Komunitas
Selasa, 24 Maret 2026 | 13:25 WIB
Ilustrasi Silaturahmi Lebaran - Contoh Ikrar Syawalan (Freepik)

Suara.com - Tradisi Halalbihalal dan Syawalan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Idul fitri di Indonesia. Khususnya di kalangan masyarakat Jawa, kedua tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperbaiki hubungan, serta membuka lembaran baru setelah menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh.

Halalbihalal dikenal sebagai tradisi khas Indonesia yang tidak banyak ditemukan di negara lain. Tradisi ini identik dengan kegiatan saling berkunjung, berjabat tangan, serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Maknanya bukan sekadar formalitas, tetapi juga sebagai upaya menyelesaikan konflik, mencairkan hubungan yang sempat renggang, hingga menghapus kesalahpahaman yang mungkin terjadi di masa lalu. Dalam konteks sosial, Halalbihalal menjadi simbol kebersamaan dan rekonsiliasi.

Sementara itu, Syawalan merujuk pada bulan Syawal dalam kalender Hijriah, yaitu bulan setelah Ramadan yang identik dengan perayaan Idul fitri. Tradisi Syawalan merupakan hasil akulturasi antara nilai-nilai Islam dan budaya Jawa yang telah berlangsung secara turun-temurun. Praktiknya dapat berupa sungkeman kepada orang tua dan sesepuh, acara silaturahmi keluarga besar, hingga pertemuan komunitas atau instansi.

Dalam rangkaian acara Halalbihalal dan Syawalan, biasanya terdapat pembacaan Ikrar Syawalan. Ikrar ini berisi pernyataan saling memaafkan, permohonan ampun atas kesalahan, serta komitmen untuk memperbaiki diri di masa mendatang.

Pembacaan ikrar dilakukan bersama-sama atau diwakili oleh satu orang, kemudian diikuti oleh peserta yang hadir. Berikut beberapa contoh ikrar Syawalan yang dapat dijadikan referensi.

1. Contoh Ikrar Syawalan dalam Bahasa Jawa

Ikrar dalam bahasa Jawa ini sering digunakan dalam acara keluarga besar atau komunitas masyarakat Jawa karena terasa lebih hangat dan penuh nilai kesopanan.

Kula ingkang makili para putra, kanthi andhap asor ngaturaken ikrar Syawalan, nyuwun agenging pangapunten dhumateng bapak ibu saha para sepuh, awit saking lepat lan kalepatan kula sedaya, ingkang katingal lan boten katingal, ing tembung, tindak tanduk, saha manah. Mugi bapak ibu kersa paring pangapunten kanthi ikhlas. Lan kula sedaya ugi sampun nglilakaken lan paring pangapunten dhumateng sedaya lepatipun bapak ibu saha para sepuh.

Terjemahan:

Kami mewakili anak-anak, dengan penuh kerendahan hati menyampaikan ikrar Syawalan. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada bapak, ibu, dan para sesepuh atas segala kesalahan kami, baik yang terlihat maupun tidak terlihat, dalam ucapan, perbuatan, maupun hati. Semoga bapak dan ibu berkenan memberikan maaf dengan tulus. Kami juga telah memaafkan segala kesalahan bapak, ibu, dan para sesepuh.

2. Contoh Ikrar Syawalan di Sekolah

Ikrar Syawalan di lingkungan sekolah biasanya dibacakan saat acara Halalbihalal bersama guru, siswa, dan tenaga kependidikan. Selain mempererat hubungan, momen ini juga menjadi sarana pendidikan karakter tentang pentingnya saling menghargai dan memaafkan.

Bismillahirrahmanirrahim.

Ya Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengampun, terimalah segala amal saleh kami dan ampunilah dosa serta kesalahan kami.

Load More