Suara.com - Sunscreen atau tabir surya merupakan salah satu produk skincare yang tidak boleh dilewatkan, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Dengan cuaca yang cenderung panas dan paparan sinar matahari yang tinggi hampir sepanjang tahun, penggunaan sunscreen menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar UV.
Paparan sinar UVA dan UVB dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kusam, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
Oleh karena itu, banyak ahli kulit menyarankan penggunaan sunscreen setiap hari, bahkan saat cuaca mendung atau saat berada di dalam ruangan.
Kesadaran masyarakat akan pentingnya sunscreen juga semakin meningkat. Banyak orang kini menjadikan sunscreen sebagai bagian wajib dari rutinitas skincare pagi.
Namun, masih ada beberapa pertanyaan yang sering muncul, salah satunya adalah apakah sunscreen bisa atau perlu dipakai di malam hari. Pertanyaan ini cukup wajar, terutama bagi pemula yang masih memahami fungsi setiap produk skincare.
Ada juga yang berpikir bahwa semakin sering memakai sunscreen, maka perlindungan kulit akan semakin maksimal. Padahal, penggunaan produk skincare sebaiknya disesuaikan dengan fungsi dan waktu yang tepat agar hasilnya optimal.
Berikut ini adalah penjelasan soal apakah sunscreeen bisa dipakai untuk malam hari.
Sunscreen dirancang khusus untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, baik UVA maupun UVB, yang berasal dari matahari.
Kandungan aktif dalam sunscreen, seperti zinc oxide, titanium dioxide, atau bahan kimia tertentu, bekerja dengan cara memantulkan atau menyerap sinar UV agar tidak merusak lapisan kulit.
Baca Juga: Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
Di malam hari, tidak ada paparan sinar matahari yang perlu dilindungi. Artinya, fungsi utama sunscreen menjadi tidak relevan. Menggunakan sunscreen di malam hari sebenarnya tidak memberikan manfaat tambahan bagi kulit.
Bahkan, dalam beberapa kasus, hal ini bisa membuat kulit terasa lebih berat karena sunscreen umumnya memiliki tekstur yang lebih tebal dibandingkan produk skincare malam.
Selain itu, sunscreen sering kali diformulasikan untuk bertahan di permukaan kulit sebagai pelindung. Jika digunakan di malam hari tanpa kebutuhan yang jelas, lapisan ini justru bisa berpotensi menyumbat pori-pori, terutama jika tidak dibersihkan dengan baik.
Hal ini dapat memicu timbulnya jerawat atau komedo, khususnya bagi kamu yang memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat.
Di sisi lain, malam hari adalah waktu terbaik bagi kulit untuk melakukan regenerasi. Pada saat ini, kulit lebih fokus memperbaiki sel-sel yang rusak akibat paparan polusi dan sinar matahari di siang hari.
Oleh karena itu, skincare yang digunakan pada malam hari sebaiknya difokuskan pada hidrasi, perbaikan, dan nutrisi kulit. Produk seperti serum, moisturizer, atau krim malam yang mengandung bahan aktif seperti retinol, niacinamide, atau hyaluronic acid jauh lebih bermanfaat dibandingkan sunscreen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini