Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:22 WIB
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal (freepik)

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā

Artinya:

“Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Niat ini bisa dibaca saat malam hari atau ketika sahur. Yang terpenting adalah niat sudah tertanam sebelum fajar tiba. Dengan niat yang benar, puasa qadha yang dijalankan menjadi sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Syawal?

Banyak umat Muslim bertanya, apakah boleh menjalankan puasa qadha sekaligus puasa sunnah Syawal dalam satu waktu? Menurut sebagian ulama khususnya dalam mazhab Syafi’i, hal ini diperbolehkan.

Beberapa ulama menjelaskan bahwa seseorang tetap bisa mendapatkan pahala dari kedua ibadah tersebut, yaitu pahala mengganti puasa wajib dan pahala puasa sunnah Syawal. Ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin efisien dalam beribadah, terutama jika waktu yang dimiliki terbatas.

Namun, ada juga pendapat lain yang menyarankan agar puasa qadha didahulukan secara terpisah, baru kemudian melaksanakan puasa Syawal.

Baca Juga: Mengapa Film Tabula Rasa Masih Relevan Kita Tonton di Bulan Syawal?

Tujuannya agar mendapatkan keutamaan secara lebih sempurna, terutama karena puasa Syawal dianjurkan setelah menyempurnakan puasa Ramadan.

Namun, yang terpenting adalah tetap mendahulukan kewajiban, memahami niat dengan benar, dan menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More