- Keluarga urban kini memprioritaskan fasilitas publik guna mendukung aktivitas fisik dan interaksi sosial anak.
- Paramount Petals menyelenggarakan kompetisi basket anak pada 29/3/2026 untuk mewujudkan gaya hidup sehat.
- Kota mandiri ini menunjukkan perkembangan pesat hunian dan akan dilengkapi akses tol terintegrasi tahun 2026.
Suara.com - Memilih kawasan hunian masa kini tak lagi sekadar melihat fisik bangunan, melainkan juga ketersediaan fasilitas publik yang mendukung tumbuh kembang anak dan komunitas yang sehat.
Mengapa ruang publik dan fasilitas komunitas kini menjadi kriteria utama keluarga urban dalam membeli rumah? Setidaknya ada tiga alasan mendasar:
Mengalihkan Anak dari Layar Gadget
Kehadiran fasilitas olahraga seperti community club di dalam perumahan memberikan alternatif hiburan fisik yang menyenangkan. Hal ini sangat efektif membantu anak terlepas dari gaya hidup kurang gerak (sedentary) akibat kecanduan gawai.
Membangun Keterampilan Sosial sejak Dini
Ruang komunal yang hidup memungkinkan anak berinteraksi dengan teman sebaya di lingkungan yang aman. Melalui olahraga, mereka belajar tentang sportivitas, kerja sama tim, dan rasa percaya diri.
Mewujudkan Quality Time Bebas Macet
Dengan fasilitas lengkap yang dekat dari rumah, orang tua tidak perlu membuang energi dan waktu menembus kemacetan akhir pekan ke pusat kota hanya untuk mencari hiburan keluarga.
Menjawab kebutuhan keluarga urban akan ekosistem yang sehat tersebut, kota mandiri Paramount Petals kembali menghadirkan ruang interaksi publik melalui ajang olahraga bertajuk ‘3 on 3 Basketball Kids Cup’ pada Minggu (29/3/2026) di Paramount Petals Community Club.
Baca Juga: 5 Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan yang Awet Jangka Panjang
Memasuki tahun penyelenggaraan kedua, kompetisi basket anak ini berhasil menarik antusiasme tinggi dengan partisipasi dari 24 klub basket dan sekolah di seluruh kawasan Jabodetabek. Kompetisi ini dibagi dalam beberapa kategori usia, mulai dari kelompok Toddler (5-7 tahun), Kelompok Usia 1 (8-10 tahun), hingga Kelompok Usia 2 (11-14 tahun).
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pengembang dalam mewujudkan konsep lovable living, di mana kota bertumbuh secara harmonis bersama warganya.
“Melalui ajang kompetisi 3 on 3 Kids Basketball ini, kami ingin menyediakan ruang publik yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Kami mendorong gaya hidup sehat dan aktif bagi anak-anak agar mereka bisa menyalurkan bakatnya, sekaligus menciptakan momen berharga untuk mempererat interaksi sosial antara orang tua dan anak di akhir pekan,” ujar Chrissandy.
Lebih dari sekadar arena kompetisi, acara ini juga dirancang sebagai festival keluarga yang menggerakkan roda ekonomi lokal. Kemeriahan acara diisi dengan berbagai games seru dan mini bazaar yang mendukung pertumbuhan UMKM. Para pengunjung yang hadir juga diajak mengeksplorasi fasilitas yang telah hidup di Paramount Petals, seperti sentra kuliner Taman Rasa, Pasar Modern, hingga deretan tenant ternama seperti Kampung Kecil, KFC, dan A&W Restaurant.
Transformasi Menjadi Kota Mandiri yang Hidup
Tingginya animo peserta dari luar daerah yang hadir dalam acara ini menjadi bukti bahwa Paramount Petals, yang berdiri di atas lahan seluas ±400 hektar di koridor barat Jakarta, kini telah menjelma menjadi destinasi baru yang ramai.
Kehidupan komunitas yang dinamis ini sejalan dengan progres pembangunan kota yang pesat. Hingga saat ini, Paramount Petals telah mencatatkan sekitar 1.300 unit terbangun, di mana 1.000 unit di antaranya telah diserahterimakan secara tepat waktu. Ekosistem kota ini kini telah dihuni oleh lebih dari 600 kepala keluarga yang tersebar di berbagai klaster.
Guna mendukung mobilitas komunitas yang semakin masif, kawasan ini terus melengkapi diri dengan infrastruktur modern yang saling terintegrasi. "Tingginya aktivitas warga dan masyarakat luas di Paramount Petals akan segera ditunjang oleh infrastruktur jalan boulevard utama yang terkoneksi langsung ke akses tol Jakarta-Tangerang KM 25. Saat ini, akses tol tersebut telah memasuki tahap pengujian dan ditargetkan beroperasi secara penuh pada pertengahan tahun 2026," tutup Chrissandy.
Berita Terkait
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
-
Klarifikasi Dea Annisa Disebut Jadi 'Sapi Perah' Keluarga sampai Tunda Nikah
-
Kembali Jadi Anak Kecil Lewat Na Willa: Serial Catatan Kemarin
-
BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026
-
5 Mobil Diesel Keluarga Paling Sangar: Tanjakan Jadi Masalah Sepele
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Ramalan Zodiak 15 Agustus 2026: Virgo Dapat Keberuntungan, Libra Perlu Menenangkan Hati
-
BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!
-
Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere
-
Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun
-
Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!