News / Nasional
Senin, 30 Maret 2026 | 10:27 WIB
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek Perumahan Mega Regency Blok D33, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Baca 10 detik
  • Pemilik usaha ayam geprek di Bekasi menemukan jasad pekerja bernama Pak Bedul (45) dalam freezer pada Sabtu, 28 Maret.
  • Bersamaan dengan penemuan jasad, dua motor operasional kios milik AL dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.
  • Polisi telah melakukan olah TKP di Sukaragam; penyebab kematian korban masih dalam tahap penyelidikan mendalam.

Suara.com - Niat hati ingin mengecek kios yang ditinggal mudik, AL, seorang pemilik usaha ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Bekasi, justru mendapati pemandangan mengerikan.

Ia menemukan jasad salah satu pekerjanya membeku di dalam freezer pada Sabtu (28/3).

Korban diketahui bernama Pak Bedul (45), seorang pekerja lepas yang juga merangkap sebagai petugas keamanan di ruko tersebut.

Penemuan jasad ini bermula saat AL mendatangi kiosnya untuk memastikan keamanan tempat usahanya karena para karyawan tetap sedang pulang kampung.

Kecurigaan AL muncul saat ia mengintip kondisi dalam kios melalui celah pintu. Ia melihat ada sesuatu yang janggal di dalam mesin pembeku makanan tersebut.

"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Minggu (29/3).

Ilustrasi penemuan mayat bersimbah darah - (Unsplash/@_javardh_001)

Motor Operasional Hilang, Dua Karyawan Tak Bisa Dihubungi

Kasus ini kian misterius setelah AL menyadari bahwa jasad di dalam freezer bukan satu-satunya kejutan pahit hari itu. Dua unit sepeda motor operasional milik kiosnya juga raib dari lokasi.

AL mengungkapkan bahwa dirinya kehilangan kontak dengan dua karyawan tetapnya yang masing-masing berusia 28 dan 24 tahun sejak Jumat (27/3).

Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Senin 30 Maret Hari Ini

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," ungkapnya.

Ketidakpastian menyelimuti keberadaan dua karyawannya tersebut. AL mengaku sudah mencoba menghubungi mereka, namun tidak ada jawaban.

"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," lanjut AL.

Polisi Turun Tangan, Penyebab Kematian Masih Teka-teki

Meski ada kehilangan barang berbarengan dengan ditemukannya jenazah, AL enggan berspekulasi lebih jauh mengenai apakah ada keterlibatan orang dalam atau aksi kriminalitas tertentu di balik kejadian ini.

"Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja," tegasnya.

Load More