Semakin tinggi pangkat, maka gaji pokok yang diterima dari negara juga semakin besar.
2. Jenis Penugasan
Prajurit yang bertugas di unit tertentu, seperti pasukan tempur atau unit medis, bisa memiliki perbedaan tunjangan.
3. Tingkat Risiko Daerah Operasi
Wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi biasanya memberikan tambahan kompensasi.
4. Durasi Penugasan
Lama waktu bertugas juga memengaruhi total penghasilan yang diterima.
Dengan berbagai faktor tersebut, total penghasilan prajurit TNI dalam misi UNIFIL bisa jauh lebih besar dibandingkan gaji standar di dalam negeri.
Peran Penting TNI di UNIFIL
Baca Juga: Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI
Saat ini, lebih dari 1.000 prajurit TNI dikerahkan di Lebanon sebagai bagian dari misi UNIFIL. Mereka tersebar dalam berbagai satuan tugas, seperti Maritime Task Force (MTF), Batalyon Mekanis (INDOBATT), Force Headquarter Support Unit (FHQSU), hingga Force Protection Company (FPC).
Selain itu, ada juga unit yang berfokus pada hubungan sipil-militer seperti CIMIC dan MCOU, serta tim medis yang tergabung dalam Level 2 Hospital. Setiap unit memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, membantu masyarakat lokal, hingga mendukung operasi kemanusiaan.
Demikian itu penjelasan soal berapa gaji prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon. Dengan kombinasi antara gaji pokok dari negara dan kompensasi dari PBB, prajurit TNI yang bertugas di UNIFIL memang mendapatkan penghasilan yang relatif tinggi.
Meski nominal gaji dan tunjangan yang diterima tergolong besar, tugas sebagai pasukan perdamaian bukanlah pekerjaan ringan. Prajurit TNI harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis yang sulit hingga potensi ancaman keamanan.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa
-
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau