Suara.com - Pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya konflik di sejumlah wilayah dunia. Salah satu misi yang cukup dikenal adalah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), di mana Indonesia secara aktif mengirimkan prajurit TNI sebagai bagian dari kontribusi menjaga stabilitas global.
Di balik tugas berat dan penuh risiko tersebut, banyak yang penasaran sebenarnya berapa gaji prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon?
Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa misi perdamaian PBB bukanlah operasi yang murah. Setiap penugasan harus melalui proses panjang, mulai dari pengajuan proposal anggaran hingga persetujuan Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Proposal ini mencakup berbagai kebutuhan operasional, seperti transportasi, logistik, perlengkapan militer, hingga biaya personel.
Setelah itu, anggaran tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari Majelis Umum PBB. Transparansi menjadi hal penting, sehingga setiap misi diwajibkan menyusun laporan penggunaan dana secara rinci.
Sebagai gambaran, pada periode 2021–2022, Majelis Umum PBB menyetujui anggaran operasi perdamaian sebesar US$6,38 miliar. Angka ini menunjukkan betapa besar investasi global untuk menjaga perdamaian dunia. Pertanyaan berikutnya siapa yang membayar atau memberi gaji pasukan perdamaian?
Berbeda dari anggapan umum, PBB sebenarnya tidak memiliki tentara tetap. Pasukan perdamaian merupakan personel militer yang dikirim oleh negara anggota, termasuk Indonesia. Artinya, gaji pokok prajurit tetap dibayarkan oleh pemerintah masing-masing negara sesuai pangkat dan jabatan.
Dalam konteks Indonesia, prajurit TNI yang ditugaskan ke Lebanon tetap menerima gaji utama dari negara, sama seperti saat mereka bertugas di dalam negeri. Besaran gaji ini mengikuti struktur kepangkatan, mulai dari tamtama, bintara, hingga perwira.
Meski gaji pokok berasal dari negara, PBB memberikan kompensasi tambahan kepada setiap personel yang terlibat dalam misi perdamaian. Sejak 1 Juli 2019, PBB menetapkan uang saku sebesar US$1.428 per orang per bulan.
Jika dikonversikan ke rupiah (tergantung kurs), jumlah ini setara dengan Rp24.200.000 – Rp24.300.000 setiap bulannya. Uang ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi personel dalam menjaga perdamaian dunia.
Baca Juga: Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI
Tidak hanya itu, PBB juga memberikan penggantian biaya kepada negara penyumbang pasukan untuk perlengkapan militer yang digunakan selama operasi berlangsung. Hal ini mencakup kendaraan, peralatan, hingga logistik lain yang mendukung tugas di lapangan.
Gaji Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL
Prajurit TNI yang bertugas dalam misi luar negeri seperti UNIFIL umumnya menerima penghasilan lebih besar dibandingkan saat bertugas di dalam negeri. Selain gaji pokok dari pemerintah Indonesia, mereka juga mendapatkan tambahan berupa uang saku dari PBB.
Kondisi ini sering disebut sebagai “gaji dobel”, meskipun secara teknis terdiri dari beberapa komponen berbeda. Bahkan, dalam beberapa kasus, pembayaran tambahan ini menggunakan mata uang asing, sehingga nilainya bisa lebih tinggi tergantung kurs yang berlaku.
Namun, perlu dicatat bahwa besaran total penghasilan tidak selalu sama untuk setiap prajurit. Ada beberapa faktor yang menentukan jumlah penghasilan prajurit TNI dalam misi UNIFIL, di antaranya:
1. Pangkat dan Jabatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Serentak di 131 Cabang, BRI KKB Expo 2026 Buka Jalan Punya Mobil Impian
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar di 131 Cabang, Saatnya Wujudkan Mobil Impian
-
Mau Punya Mobil Impian? BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang
-
CIMB Niaga Ungkap Potensi Ekonomi Daerah Sektor Sawit dan Migas di Riau
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Daftar Harga HP TECNO Agustus 2026, Lengkap POVA hingga Camon
-
BRI Tebar Promo HUT Ke-81 RI, Ada Cashback hingga Diskon Rp810 Ribu
-
Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Tembus 70 Persen, Ini Model Paling Diminati...
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK