Lifestyle / Komunitas
Kamis, 02 April 2026 | 13:03 WIB
Ilustrasi babysitter. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Lowongan babysitter di Bekasi tawarkan gaji fantastis Rp8,5 juta dengan syarat medis ketat. 
  • Syarat CPR dan sertifikat anak membuat dokter ICU hingga lulusan S2 ikut rebutan melamar. 
  • Fenomena ini memicu sorotan warganet terkait perbandingan gaji tenaga kesehatan profesional di Indonesia.

Suara.com - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah unggahan lowongan pekerjaan untuk posisi pengasuh anak (babysitter). Bukan lowongan biasa, tawaran gaji yang fantastis serta persyaratan medis yang ketat membuat kolom komentar dibanjiri oleh pelamar overqualified, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga lulusan S2!

Kelebohan ini bermula dari unggahan akun Thread @rembersim. Dalam unggahannya, ia mencari seorang babysitter untuk berdomisili di kawasan Bekasi.

Daya tarik utama dari lowongan ini jelas terletak pada gajinya: Rp8.500.000 per bulan, ditambah janji kenaikan gaji sebesar 10% setelah 6 bulan bekerja. Angka ini tentu jauh berada di atas Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi.

Namun, gaji besar tentu datang dengan tanggung jawab besar. Akun tersebut mematok syarat yang tidak main-main.

Calon pengasuh diwajibkan memiliki sertifikat babysitter resmi, menguasai CPR (Resusitasi Jantung Paru) dan pertolongan pertama pada bayi (first aid baby), serta memiliki sertifikat pelatihan tumbuh kembang anak.

Uniknya, jobdesk yang ditawarkan terbilang cukup "ringan" dan sangat manusiawi.

Pengasuh hanya ditugaskan untuk menemani anak belajar dan bermain (di bawah pengawasan orang tua), membantu merapikan kamar orang tua, menyiapkan air mandi, menyuapi, dan mengajarkan pra-calistung (membaca, menulis, berhitung).

Komentar "Sarkas" tapi Nyata dari Para Tenaga Medis

Syarat medis tingkat tinggi yang berpadu dengan gaji fantastis ini memancing reaksi luar biasa dari warganet, khususnya mereka yang berprofesi di bidang medis.

Baca Juga: Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Banyak dari mereka yang merasa gaji babysitter tersebut justru mengalahkan gaji mereka sebagai tenaga kesehatan profesional.

Akun @amirilarifin yang mengaku sebagai Dokter ICU memberikan balasan yang mengocok perut sekaligus bikin geleng-geleng kepala.

"Saya mau. Saya dokter ICU. Jangankan CPR, Pediatric ACLS sampai intubasi pun saya bisa," tulisnya. Ia juga menambahkan bahwa untuk urusan tumbuh kembang, ia terbiasa menggunakan WHO Chart dan Denver.

Pengalamannya sebagai ayah dari dua anak balita hiperaktif membuatnya merasa sangat pantas. "Jadi, di mana saya perlu tanda tangan?" guraunya.

Tak kalah menggelitik, seorang dokter umum dengan akun @bobarvianto ikut "menyentil" realita gaji tenaga kesehatan di Indonesia.

"Kok bisa-bisanya gaji babysitter lebih besar dari dokter umum, jangankan CPR sama first aid, ibu mau lahiran juga saya yang lahirin bisa," komentarnya miris namun memancing tawa.

Load More