- Susan Bowerman menyarankan penerapan pola makan seimbang guna memulihkan kondisi tubuh pasca konsumsi makanan berlebih saat Lebaran.
- Kombinasi makanan tertentu terbukti mampu meningkatkan penyerapan nutrisi penting serta mengoptimalkan metabolisme tubuh secara lebih efektif dan efisien.
- Penerapan pola makan sehat harus dilakukan secara konsisten melalui variasi makanan utuh guna memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh.
Kandungan katekin dalam teh hijau akan lebih mudah diserap tubuh jika dikombinasikan dengan vitamin C, misalnya dengan tambahan perasan lemon atau camilan buah segar.
4. Vitamin D dan Kalsium
Kesehatan tulang juga penting dijaga, terutama setelah pola makan tidak teratur. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik.
Padukan ikan berlemak atau telur dengan sayuran hijau atau produk susu untuk manfaat maksimal.
5. Protein dan Serat
Untuk membantu tubuh kembali merasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan, kombinasi protein dan serat sangat penting.
Anda bisa mencoba salad dengan tambahan ayam, tahu, atau kacang-kacangan, atau menambahkan buah dan sayur ke dalam protein shake.
Pada akhirnya, kembali ke pola makan sehat setelah Lebaran tidak harus rumit. Yang terpenting adalah konsistensi dan keseimbangan.
Mengonsumsi berbagai jenis makanan utuh, memperhatikan kombinasi nutrisi, serta menyesuaikannya dengan gaya hidup akan membantu tubuh kembali bugar secara bertahap.
Baca Juga: Detoks Emosi di Bulan Suci: Manfaat Ramadan bagi Kesehatan Mental
Meskipun makanan utuh menjadi fondasi utama pola makan, produk fortifikasi, minuman protein, dan suplemen serat dapat menjadi solusi praktis untuk melengkapi kebutuhan nutrisi, terutama saat aktivitas padat atau kebutuhan meningkat.
“Setiap individu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Tujuannya bukanlah kesempurnaan, melainkan konsistensi. Dengan mengombinasikan pilihan makanan yang tepat, termasuk protein dari sumber nabati dan hewani, beragam buah dan sayuran berwarna, biji-bijian kaya serat, serta lemak sehat Anda dapat membangun pola makan berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan tubuh setiap hari,” tutup Bowerman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi