Suara.com - Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan kepada R.A. Kartini, tokoh pelopor emansipasi perempuan. Namun, pertanyaan yang sering muncul setiap tahunnya adalah, apakah Hari Kartini termasuk hari libur nasional?
Jawabannya adalah tidak. Berdasarkan ketentuan resmi pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama, Hari Kartini tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional.
Artinya, pada tanggal 21 April:
- Aktivitas kerja tetap berjalan seperti biasa
- Sekolah tetap masuk
- Tidak termasuk tanggal merah di kalender
Hari Kartini 2026 Jatuh pada Hari Apa?
Pada tahun 2026, Hari Kartini diperingati pada hari Selasa, 21 April 2026. Meski bertepatan dengan hari kerja, peringatan ini tetap dirayakan secara luas di berbagai instansi, sekolah, hingga komunitas.
Kenapa Hari Kartini Tidak Dijadikan Libur Nasional?
Meskipun Hari Kartini adalah hari nasional penting, ada perbedaan antara:
1. Hari Besar Nasional (Non-Libur)
Hari Kartini termasuk dalam kategori ini. Artinya:
- Diperingati secara nasional
- Memiliki nilai sejarah dan budaya
- Namun tidak otomatis menjadi hari libur
2. Hari Libur Nasional
Hari-hari seperti:
Baca Juga: Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
- Idul Fitri
- Hari Kemerdekaan RI
- Natal
Biasanya berkaitan dengan perayaan keagamaan atau momentum besar kenegaraan, sehingga ditetapkan sebagai tanggal merah. Hari Kartini sendiri lebih bersifat peringatan historis dan edukatif, bukan hari libur resmi.
Apakah Ada Cuti Bersama Saat Hari Kartini?
Jabawannya, tidak. Hari Kartini juga tidak termasuk dalam cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Jadi, tidak ada tambahan hari libur sebelum atau sesudah tanggal 21 April.
Meski Tidak Libur, Ini Cara Masyarakat Memperingati Hari Kartini
Walaupun bukan hari libur nasional, Hari Kartini tetap dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti:
1. Lomba dan Kegiatan Sekolah
- Lomba memakai kebaya
- Fashion show pakaian adat
- Puisi dan pidato tentang perempuan
2. Seminar dan Diskusi
Topik yang sering diangkat:
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan