Suara.com - Belakangan ini, banyak pelaku usaha hingga konsumen mulai merasakan dampak dari kenaikan harga plastik yang cukup drastis. Mulai dari kantong belanja, kemasan makanan, hingga kebutuhan industri, semuanya mengalami kenaikan harga.
Fenomena ini bukan terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah nafta, bahan turunan minyak bumi yang sangat vital dalam industri plastik.
Lalu, sebenarnya apa itu nafta minyak bumi, dan mengapa keberadaannya bisa membuat harga plastik melonjak tajam? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Nafta Minyak Bumi?
Nafta (naphtha) adalah produk turunan dari minyak bumi yang dihasilkan melalui proses penyulingan. Cairan ini memiliki sifat mudah menguap dan menjadi bahan baku utama dalam industri petrokimia.
Secara sederhana, nafta berfungsi sebagai “bahan dasar” untuk menghasilkan berbagai zat kimia penting seperti:
- Etilena
- Propilena
Kedua senyawa tersebut kemudian diolah menjadi berbagai jenis plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP). Itu artinya, hampir semua produk plastik yang Anda gunakan sehari-hari, mulai dari botol minum, kemasan makanan, hingga plastik belanja, berawal dari nafta.
Bagaimana Nafta Diolah Menjadi Plastik?
Agar lebih mudah dipahami, berikut alur singkatnya:
- Minyak bumi disuling, lalu menghasilkan nafta
- Nafta diproses di pabrik petrokimia (cracking)
- Menghasilkan etilena & propilena
- Diolah menjadi resin plastik (biji plastik)
- Diproduksi jadi berbagai produk plastik
Karena proses ini sangat bergantung pada minyak bumi, maka harga plastik sangat sensitif terhadap kondisi energi global.
Penyebab Harga Plastik Naik Drastis 2026
Kenaikan harga plastik yang terjadi saat ini bukan hanya karena satu faktor, melainkan kombinasi dari beberapa kondisi global yang saling berkaitan.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
1. Gangguan Pasokan Nafta dari Timur Tengah
Sebagian besar pasokan nafta dunia berasal dari kawasan Timur Tengah. Namun, konflik geopolitik di wilayah tersebut menyebabkan distribusi terganggu. Bahkan, jalur penting seperti Selat Hormuz ikut terdampak, sehingga pengiriman bahan baku menjadi terhambat.
Akibatnya:
- Pasokan menurun drastis
- Industri kekurangan bahan baku
- Harga otomatis melonjak
2. Konflik Geopolitik dan Perang Energi
Ketegangan di Timur Tengah tidak hanya memengaruhi minyak mentah, tetapi juga seluruh rantai industri petrokimia. Gangguan ini menyebabkan:
- Pasokan polyethylene dan polypropylene menyusut
- Biaya produksi meningkat tajam
Bahkan, harga bahan baku plastik dilaporkan bisa naik hingga hampir dua kali lipat dalam waktu singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional