Lifestyle / Komunitas
Minggu, 05 April 2026 | 17:15 WIB
Apa Itu Nafta Minyak Bumi? Ini Penyebab Harga Plastik Naik Drastis 2026 (freepik)

Suara.com - Belakangan ini, banyak pelaku usaha hingga konsumen mulai merasakan dampak dari kenaikan harga plastik yang cukup drastis. Mulai dari kantong belanja, kemasan makanan, hingga kebutuhan industri, semuanya mengalami kenaikan harga.

Fenomena ini bukan terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah nafta, bahan turunan minyak bumi yang sangat vital dalam industri plastik.

Lalu, sebenarnya apa itu nafta minyak bumi, dan mengapa keberadaannya bisa membuat harga plastik melonjak tajam? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Nafta Minyak Bumi?

Nafta (naphtha) adalah produk turunan dari minyak bumi yang dihasilkan melalui proses penyulingan. Cairan ini memiliki sifat mudah menguap dan menjadi bahan baku utama dalam industri petrokimia.

Secara sederhana, nafta berfungsi sebagai “bahan dasar” untuk menghasilkan berbagai zat kimia penting seperti:

  • Etilena
  • Propilena

Kedua senyawa tersebut kemudian diolah menjadi berbagai jenis plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP). Itu artinya, hampir semua produk plastik yang Anda gunakan sehari-hari, mulai dari botol minum, kemasan makanan, hingga plastik belanja, berawal dari nafta.

Bagaimana Nafta Diolah Menjadi Plastik?

Agar lebih mudah dipahami, berikut alur singkatnya:

  • Minyak bumi disuling, lalu menghasilkan nafta
  • Nafta diproses di pabrik petrokimia (cracking)
  • Menghasilkan etilena & propilena
  • Diolah menjadi resin plastik (biji plastik)
  • Diproduksi jadi berbagai produk plastik

Karena proses ini sangat bergantung pada minyak bumi, maka harga plastik sangat sensitif terhadap kondisi energi global.

Penyebab Harga Plastik Naik Drastis 2026

Kenaikan harga plastik yang terjadi saat ini bukan hanya karena satu faktor, melainkan kombinasi dari beberapa kondisi global yang saling berkaitan.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

1. Gangguan Pasokan Nafta dari Timur Tengah

Sebagian besar pasokan nafta dunia berasal dari kawasan Timur Tengah. Namun, konflik geopolitik di wilayah tersebut menyebabkan distribusi terganggu. Bahkan, jalur penting seperti Selat Hormuz ikut terdampak, sehingga pengiriman bahan baku menjadi terhambat.

Akibatnya:

  • Pasokan menurun drastis
  • Industri kekurangan bahan baku
  • Harga otomatis melonjak

2. Konflik Geopolitik dan Perang Energi

Ketegangan di Timur Tengah tidak hanya memengaruhi minyak mentah, tetapi juga seluruh rantai industri petrokimia. Gangguan ini menyebabkan:

  • Pasokan polyethylene dan polypropylene menyusut
  • Biaya produksi meningkat tajam

Bahkan, harga bahan baku plastik dilaporkan bisa naik hingga hampir dua kali lipat dalam waktu singkat.

Load More