Menurutnya, setiap pelaksanaan selalu disesuaikan dengan konteks dan isu yang berkembang di tengah jemaat. Hal ini membuat ibadah alam terus relevan dan mengalami pembaruan dari tahun ke tahun.
Ia menjelaskan, pada 2018 hingga 2019, pendekatan yang digunakan masih sederhana, yakni “rakyat dengan cara rakyat”.
Namun, pendekatan tersebut berkembang. Pada 2024, unsur literasi mulai dihadirkan dalam pelaksanaan ibadah.
Jemaat tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai subjek yang menyuarakan pesan. Mereka membawa poster dan menyampaikan gagasan, bahkan kerap menyebut praktik tersebut menyerupai aksi demonstrasi.
Bagi Dyan, perubahan ini menunjukkan meningkatnya kapasitas jemaat dan tim yang terlibat. Setiap pelaksanaan ibadah alam pun menjadi ruang yang unik, terbuka, dan penuh makna.
Ibadah alam di Gereja Kristen Jawa Baturetno dilaksanakan setahun sekali, setiap Oktober. Bulan ini dipilih karena bertepatan dengan tiga momentum penting dalam kehidupan gereja: pembukaan bulan keluarga, perjamuan kudus sedunia, dan peringatan pekabaran Injil di Indonesia.
Relasi dengan alam
Meski demikian, bagi Dyan, ibadah tidak berhenti pada pelaksanaan tahunan tersebut.
Ia berharap, nilai-nilai yang dibangun melalui ibadah alam dapat terus hidup dalam keseharian jemaat, terutama dalam relasi mereka dengan lingkungan.
Baca Juga: Suara dari Sungai Ciliwung: Ketika Warga Menggantikan Peran Negara
“Ketika dilakukan ibadah alam, kesadaran itu diharapkan dapat memenuhi pikiran jemaat, sehingga lalu mereka akan lebih memilih untuk merawat pohonan, menanam, merawat mata air, dan sebagainya. Ini membuat kehidupan mereka menjadi tempat yang nyaman, bukan hanya untuk mereka sendiri, tetapi juga untuk generasi mendatang,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Parfum Mykonos yang Cocok untuk Sekolah, Wanginya Fresh dan Tidak Menyengat
-
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Taurus Makin Serius, Leo Ketemu Sosok Menarik?
-
4 Skincare Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Bantu Samarkan Noda Hitam
-
5 Moisturizer Alternatif SK-II Skinpower Airy Cream untuk Kulit Kenyal dan Awet Muda
-
Link Daftar Rekrutmen Bintara TNI-AU Gelombang II 2026, Gratis!
-
FJGS 2026 Kembali Ramaikan HUT Jakarta, Saatnya Warga Berburu Promo dan Nikmati Festival Kota
-
Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
5 Pilihan Lip Balm SPF 50 untuk Cegah Bibir Gelap dan Kering
-
9 Rekomendasi Sunscreen Serum untuk Anti Aging dan Mencerahkan Wajah
-
5 Foundation SPF 50 untuk Tutupi Noda Hitam dan Lindungi Kulit dari Sinar UV