- Masyarakat di Misool, Raja Ampat menerapkan sistem sasi untuk menjaga kelestarian ekosistem laut melalui pengaturan waktu panen.
- Sejak tahun 2008, perempuan di Misool mulai terlibat aktif mengelola wilayah sasi untuk memperkuat peran dalam pengambilan keputusan.
- Keterlibatan perempuan dalam pengelolaan sasi berhasil memulihkan populasi biota laut serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Suara.com - Di banyak pesisir Indonesia Timur, laut tidak selalu bisa diambil kapan saja. Ada waktu untuk memanen, ada masa untuk berhenti.
Di antara keduanya, ada jeda yang dijaga dan disepakati bersama, meski tak pernah tertulis, ia ditaati seperti hukum yang hidup.
Di Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, jeda itu disebut sasi.
Sasi Bukan Sekadar Tradisi
Sasi bukan sekadar kebiasaan turun-temurun. Ia adalah sistem pengelolaan sumber daya laut yang mengatur ritme: kapan mengambil, kapan menahan diri, dan berapa banyak yang boleh dibawa pulang.
Dalam praktiknya, wilayah laut ditutup untuk periode tertentu agar ekosistem pulih, lalu dibuka kembali melalui kesepakatan bersama.
Namun, sistem ini lama berjalan di atas relasi yang timpang. Selama bertahun-tahun, pengelolaan sasi didominasi laki-laki. Perempuan berada di sana, namun di pinggiran. Mereka mengolah hasil laut, menjaga rumah tangga, menopang ekonomi keluarga, tetapi jarang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Perubahan dari Pinggiran
Perubahan di Misool tidak datang dari pusat kekuasaan kampung. Ia tumbuh perlahan, dari pengamatan sehari-hari.
Baca Juga: Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia
Pada 2008, sekelompok perempuan di Kampung Kapatcol mulai memperhatikan bagaimana sasi dijalankan. Mereka belajar dari jarak dekat, lalu mengajukan pertanyaan yang sederhana sekaligus mengguncang kebiasaan lama: mengapa bukan mereka?
“Pada 2008, kami melihat bagaimana laki-laki mengelola sasi. Kami ingin bisa melakukan hal yang sama,” kata Mama Almina Kacili, Ketua Kelompok Sasi Perempuan Waifuna.
Dari sana, Kelompok Waifuna terbentuk dan diberi ruang mengelola wilayah sasi seluas 32 hektare. Ini bukan sekadar pembagian tugas, tetapi pergeseran peran—kecil di awal, namun berdampak dalam jangka panjang.
Membuktikan Lewat Praktik
Langkah itu tidak langsung diterima. Perempuan harus membuktikan bahwa mereka mampu mengelola, bukan hanya mengikuti.
Mereka menjawabnya lewat praktik yang konsisten. Wilayah laut ditutup sesuai kesepakatan, waktu panen ditentukan dengan hati-hati, dan aturan dijaga bersama. Perlahan, hasilnya terlihat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
4 Manfaat Zinc untuk Kesehatan Kulit, dari Meredakan Jerawat hingga Kemerahan
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Terbaik untuk Pemula, Cocok buat Jogging Santai
-
5 Kesalahan Hair Care yang Bisa Merusak Rambut, Masih Sering Dilakukan
-
Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh
-
Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan
-
Harga Rp9 Ribuan, Apakah Liquid Foundation Viva Tahan Lama? Cek Review Pengguna
-
2 Pilihan Sunscreen Sariayu, Lengkap dengan Review Jujur Pembeli dan Harganya
-
Wardah Lite Skin Filter Cushion untuk Kulit Apa? Simak Klaim dan Review Penggunanya
-
Tips Memilih Sepatu Sekolah yang Tahan Lama dan Gak Gampang Rusak