Suara.com - Masalah sampah di Indonesia masih menjadi persoalan besar. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat timbunan sampah mencapai 24,8 juta ton. Sampah tidak hanya ditemukan di darat, tetapi juga telah mencemari laut.
Kondisi ini pula yang dialami Ikbal Alexander, pendiri Kertabumi Recycling Center. Pada 2017, saat menyelam di Manta Spot, Bali, ia justru menemukan pemandangan yang jauh dari ekspektasi.
“Seharusnya saya melihat pari manta, tapi yang saya temukan justru sampah plastik yang ‘berenang’ di laut,” ujar Ikbal.
Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya untuk terlibat langsung dalam upaya pengelolaan sampah.
Berbeda dari kebanyakan orang yang cenderung menyalahkan pemerintah, Ikbal sadar bila hal itu tidak akan menyelesaikan krisis sampah yang sudah terjadi di depan mata.
“Jadi awalnya itu karena keresahan dan keputusasaan. Saya suka traveling dan di tahun 2017, ada satu momen dimana saya lagi diving di Bali namanya Manta Spot. Seharusnya saya menemukan manta kan, ketika saya diving itu isinya yang berenang sampah plastik gitu. Dari pengalaman itu, saya jadi mau berkontribusi terhadap negara dan lingkungan bahwa kita bisa loh untuk mengurangi sampah dari hal yang paling kecil,” ujar Ikbal.
Berawal dari Garasi Rumah
Sepulang dari Bali, Ikbal memulai langkah sederhana dengan memilah sampah di garasi rumahnya. Ia kemudian mengajak tetangga dan teman untuk ikut berpartisipasi. Seiring waktu, jumlah sampah yang terkumpul semakin banyak hingga memenuhi area parkir rumah.
Dari inisiatif kecil tersebut, Ikbal kemudian membangun sistem bank sampah yang lebih terorganisir dan menamainya Kertabumi Recycling Center.
Baca Juga: Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
Namun, ia melihat praktik bank sampah pada umumnya masih terbatas pada aktivitas jual beli limbah.
“Banyak yang hanya mengumpulkan dan menjual sampah, tanpa memikirkan akan dijadikan apa,” katanya.
"Jadi makanya fokusnya Kertabumi adalah saya mau memberikan nyawa kedua buat sampah. Nggak sekadar kita ambil terus kita jual atau kirim kemana, tapi dipikirin ini jadi apalagi ya,” tegasnya.
Bagi Ikbal, memberikan nyawa kedua berarti memperpanjang usia produktif sampah melalui kreativitas dan teknologi. Ia mulai mengolah sampah menjadi produk fungsional yang banyak digunakan oleh masyarakat, seperti tas dan perhiasan.
Pemilihan produk ini juga didasarkan pada asumsi sederhana, dimana jika ia menyukai produknya, kemungkinan besar orang lain juga akan menyukainya.
Fokus dalam Mengedukasi Masyarakat
Kertabumi saat ini lebih fokus untuk mengedukasi masyarakat. Ikbal menilai bahwa kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam memilah sampah dan memahami bahwa sampah memiliki nilai ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg
-
5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar
-
5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros
-
Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman
-
5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat 16 Inch, Ringan dan Nyaman untuk Gowes Harian
-
Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir
-
5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul