Ibar menjelaskan bahwa secara regulasi, industri sebenarnya memiliki kewajiban untuk menarik kembali kemasannya.
“Di undang-undang persampahan kita kan mereka wajib untuk menarik kembali kemasannya ya, entah itu Unilever, Danon, Mayora, atau sebagainya. E-commerce juga salah satu pihak industri yang seharusnya punya andil di sini untuk menarik kembali kemasannya,” kata Ibar.
Namun, di sektor e-commerce, komitmen ini masih sebatas kampanye dan belum menjadi standar operasional. Greenpeace mendorong agar platform digital tidak hanya memberikan opsi pengiriman berkelanjutan, tetapi juga menyiapkan ekosistem pasca konsumsi agar kemasan tidak langsung dibuang ke tempat sampah.
Jika sistem pengurangan sampah di hulu tidak segera diperbaiki, proyeksi 3-5 tahun ke depan sangat mengkhawatirkan. TPA akan semakin overload, dan sampah plastik dari aktivitas belanja daring akan terus memenuhi sudut-sudut kota tanpa ada penanganan yang tuntas. Perubahan harus dimulai dari sistem yang memaksa industri untuk bertanggung jawab, sehingga konsumen tidak lagi menjadi pihak terakhir yang sendirian memikul beban krisis plastik ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
-
Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah
-
Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris