- Viral di Threads, penumpang terekam memasak mi instan menggunakan kompor listrik dalam gerbong kereta.
- Netizen mengecam aksi tersebut karena melanggar aturan dan membahayakan keselamatan sistem kelistrikan kereta.
- PT KAI menegaskan colokan listrik kereta hanya untuk mengisi daya gadget, bukan elektronik berat.
"Malah buat masak mie. Pluss dengan PDnya pamer di Thread. Kena blacklist dari KAI baru tau rasa anda," tambahnya.
Ia bahkan meminta pihak manajemen kereta api segera bertindak tegas atas kelalaian ini.
"Coba @kai121_ ditelusur donggg ituuuu.. kasih sanksi kalau perlu.. jangan sampai krna kebodohan satu orang, merugikan penumpang lainnya," lanjutnya.
Pengguna lain menyoroti status kereta dari Stasiun Gambir yang sejatinya memiliki fasilitas mewah. Rasa lapar seharusnya tidak menjadi pembenaran untuk bertindak sembrono di dalam angkutan umum.
"Mohon maaf ibu, naik kereta dari Gambir itu berarti keretanya bagus-bagus loh menurut saya," celetuk warganet lainnya.
Ia menyarankan penumpang tersebut memanfaatkan fasilitas resmi yang lebih aman.
"Tapi mbok ya taati aturan yang sudah jelas banget tertulis di rangkaian soal pemakaian listrik didalam kereta, sekiranya ibu lapar bisa ke gerbong restorasi bu," tulis warganet lain.
"Saya rasa ibu masih mampu buat jajan sekedar popmie atau ciomy sebagai pengganti mie instan," sambungnya.
Tindakan satu orang nyatanya bisa memicu kepanikan bagi penumpang lain.
Baca Juga: Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat
"Jujur saya sebagai pengguna kereta api jarak jauh, ngeri kalo ada penumpang bertingkah seperti ini, karna membahayakan nyawa serangkaian kereta," tulis lainnya.
Teguran Langsung dari PT KAI
Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) tentu tidak tinggal diam melihat kelakuan penumpangnya yang melanggar prosedur.
Melalui akun resmi X @kai121_, mereka langsung memberikan teguran sekaligus edukasi di kolom balasan.
"Selamat sore Kak Murhani. Mohon maaf Kak. Dalam perjalanan naik KA antarkota, penumpang tidak diperkenankan menggunakan outlet listrik di rangkaian KA untuk memasak," tulis tim @kai121_.
Pihak KAI meminta kesadaran komunal demi kelancaran operasional transportasi.
"Mohon kerja samanya untuk turut menjaga keselamatan dan keamanan bersama. Tks. -CR9," timpal akun tersebut.
Aturan Ketat Kelistrikan Kereta Api
Isu penyalahgunaan fasilitas listrik ini sejatinya kerap berulang di dunia perkeretaapian Tanah Air. Sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan kasus penumpang membawa catokan rambut hingga penanak nasi.
Menanggapi fenomena ini, Manager Humas KAI DAop 8 Surabaya, Luqman Arif, kembali mempertegas batasan aturannya.
Fasilitas colokan listrik di setiap kursi hanya dirancang khusus untuk mengisi daya perangkat komunikasi ringan.
Perangkat yang diizinkan meliputi ponsel pintar, komputer tablet, hingga laptop. Penggunaan daya berlebih akan langsung membebani trafo gerbong.
"Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga," kata Luqman Arif menanggapi isu operasional secara umum seperti dikutip dari situs resmi Kominfo Provinsi Jawa Timur.
Pelanggaran sekecil apa pun memiliki efek domino yang besar terhadap rangkaian gerbong.
"Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api," tegasnya.
Jika penumpang membutuhkan sesuatu atau mengalami kendala, KAI sudah menyediakan jalur resmi antigerbong. Petugas kondektur selalu bersiaga dan nomor telepon mereka selalu terpampang di setiap dinding kereta.
"KAI mengimbau kepada pelanggan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman," pungkas Luqman.
Sikap tenggang rasa menjadi kunci utama dalam bertransportasi publik.
"Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL