- Viral di Threads, penumpang terekam memasak mi instan menggunakan kompor listrik dalam gerbong kereta.
- Netizen mengecam aksi tersebut karena melanggar aturan dan membahayakan keselamatan sistem kelistrikan kereta.
- PT KAI menegaskan colokan listrik kereta hanya untuk mengisi daya gadget, bukan elektronik berat.
Suara.com - Aksi nekat seorang penumpang masak mie instan menggunakan kompor listrik di dalam kereta api sukses memicu kegeraman publik.
Alih-alih untuk mengisi daya gawai, colokan atau stop kontak justru dipakai untuk membuat mie rebus yang membahayakan nyawa.
Kereta api sejatinya adalah sistem kelistrikan berjalan yang sangat sensitif terhadap lonjakan daya secara mendadak.
Pemakaian alat rumah tangga bertenaga besar bisa memicu korsleting hingga potensi kebakaran di dalam gerbong yang melaju.
Insiden yang diunggah akun Threads @purbamurhaniini membuka mata kita soal minimnya literasi keselamatan bertransportasi.
Demi sebuah konten dan seporsi makanan ringan, keselamatan ratusan nyawa mendadak dipertaruhkan tanpa rasa bersalah.
Dalih Perjalanan Masih Panjang
Kejadian bermula saat kereta jarak jauh tersebut sedang berhenti transit di Stasiun Tegal. Sang penumpang beralasan nekat memasak sendiri karena rute perjalanannya ke depan masih sangat jauh.
Ia dengan santai merekam aksinya menggunakan perangkat kompor listrik mini yang diletakkan tepat di atas kursi.
Unggahan tersebut juga disertai takarir yang terkesan meremehkan imbauan tertulis di dinding gerbong.
Baca Juga: Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat
"Masih di Stasiun Tegal Guys masih panjang perjalanan, nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan," tulis caption dari unggahan tersebut.
Kalimat tersebut seolah membenarkan pelanggaran yang ia lakukan di fasilitas umum. "...sederhana tapi nikmat," tambahnya mengakhiri keterangan video.
Panen Hujatan dari Warganet
Video viral tersebut tak pelak memancing reaksi keras dan kemarahan dari para pengguna media sosial. Mayoritas warganet menyayangkan aksi tersebut karena dianggap sangat egois dan menantang bahaya.
"Duuuuhhh ibuuuuu.. kurang jelas apa sih itu stiker disituuuuuu??? Udh dikasih tau cuma boleh buat apaan aja," tulis salah seorang warganet.
Warganet tersebut juga menyoroti kebanggaan pelaku saat melanggar aturan di ranah publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter
-
5 Krim Penghilang Flek Hitam Murah yang Sudah BPOM, Mulai Rp12 Ribuan
-
Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?