- Daycare Little Aresha di Yogyakarta diduga melakukan praktik pengasuhan tidak layak, seperti mengikat bayi dan minim transparansi.
- Temuan kejanggalan meliputi ketiadaan CCTV, laporan harian, status legalitas resmi, serta kondisi bayi yang tidak mengenakan pakaian.
- Polresta Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka, termasuk pengurus yayasan dan pengasuh atas kasus kekerasan tersebut.
Perkembangan terbaru, pihak kepolisian menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi di daycare tersebut.
Para tersangka terdiri dari unsur pengurus yayasan hingga pengasuh anak, termasuk kepala yayasan, kepala sekolah, dan 11 pengasuh yang memiliki peran masing-masing.
Penetapan tersangka dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan saksi dan gelar perkara oleh Polresta Yogyakarta. Sebelumnya, sekitar 30 orang sempat diamankan saat penggerebekan lokasi daycare di kawasan Umbulharjo.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk lebih selektif dalam memilih daycare. Tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga transparansi, legalitas, serta standar pengasuhan yang diterapkan.
Memastikan keamanan dan kenyamanan anak tetap menjadi prioritas utama, sehingga orang tua bisa merasa tenang saat mempercayakan buah hati mereka kepada pihak lain.
Berita Terkait
-
Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek
-
7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
-
Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan