Sementara itu, TACO merancang ticket box dengan eksplorasi material ACP bernuansa merah yang selaras dengan tema Art Jakarta tahun ini. Sebagai penyedia solusi material interior dan eksterior terdepan di Indonesia, TACO juga mendukung Art Jakarta Gardens melalui penyediaan base berbahan HPL untuk seluruh karya patung di segmen Sculpture Garden.
Mengangkat semangat keberlanjutan, TACO turut menghadirkan lokakarya daur ulang yang mengolah sisa material menjadi bentuk baru. Program ini terbuka untuk pengunjung tanpa biaya, sekaligus mengajak publik melihat potensi kreatif dari material yang sering terabaikan.
Melengkapi pengalaman ruang luar di Art Jakarta Gardens, LUAR—penyedia perabot eksterior dan interior bergaya modern dengan daya tahan tinggi terhadap cuaca—kembali berpartisipasi tahun ini. LUAR akan menghadirkan koleksi perabot eksterior yang tidak hanya fungsional tetapi juga bentuk yang playful. Merespon kondisi cuaca di Jakarta yang seringkali tidak menentu, tahun ini LUAR juga akan menyediakan payung yang dirancang untuk menunjang kenyamanan pengunjung saat menikmati berbagai sajian seni di ruang terbuka.
Program Publik: Ragam Ekspresi di Ruang Terbuka
Melengkapi keseluruhan presentasi karya seni, Art Jakarta Gardens 2026 kembali menghadirkan rangkaian program publik yang dinamis. Program musik tahun ini dipersembahkan oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dan dikurasi oleh Plainsong Live. Program ini menghadirkan beragam pertunjukan musik dari musisi Indonesia seperti Ali, The Cottons, Jo Soegono, BABON, Klav, Klegoth
Breaks, Batavia Collective, Basajan, dan Pelteras, yang akan menghidupkan suasana taman dengan spektrum musikal yang beragam.
Selain musik, program publik tahun ini juga menghadirkan sejumlah karya performance art. YIRI ARTS mempersembahkan Bertemu di Tengah oleh Sarita Ibnoe, yang mengeksplorasi isu pergerakan, identitas, dan batas geografis.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya mempersembahkan Kisah dari Samudera oleh Agus Nur Amal PM Toh, yang mengangkat tradisi tutur sebagai medium refleksi sosial dan kemanusiaan. Sementara itu, Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan Laku Swargaloka oleh Swargaloka, sebuah karya performatif tentang perjalanan estafet lintas generasi dan pengetahuan budaya.
Program publik juga dilengkapi dengan sesi diskusi yang membuka ruang pertukaran antara komunitas seni, pelaku kreatif, dan publik, serta program tur terpadu yang memberikan pengalaman apresiasi karya bersama kurator profesional. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan program dapat diakses melalui akun Instagram @artjakarta dan situs resmi artjakarta.com.***
Baca Juga: Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
Berita Terkait
-
Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian