Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri, Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya membangun iklim kompetitif antarkepala daerah untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara National Governance Awards 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Tito menjelaskan, sistem pemerintahan Indonesia yang menganut otonomi daerah memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah (Pemda). Kondisi ini membuat kinerja daerah menjadi faktor penting yang berkontribusi langsung terhadap capaian nasional.
Ia menekankan, kinerja nasional merupakan agregasi dari kinerja pemerintah pusat dan seluruh daerah. “Nah ini challenge-nya di situ, karena semua daerah-daerah ini satu saja yang kinerjanya anjlok bisa mempengaruhi kinerja nasional,” ujarnya.
Karena itu, menurutnya penting memastikan seluruh Pemda dapat berkinerja optimal. Hal ini perlu diperhatikan mengingat kepala daerah berasal dari latar belakang yang beragam. Kemendagri sebagai pembina jalannya pemerintahan daerah terus berupaya memperkuat kinerja kepala daerah, termasuk dengan memberikan penghargaan.
"Berbagai upaya yang dilakukan pembinaan-pembinaan melalui berbagai kegiatan formal maupun informal. Namun salah satu yang efektif adalah membangun iklim kompetitif antarkepala daerah," ujarnya.
Ia menjelaskan, mekanisme reward and punishment terbukti mampu memotivasi kepala daerah dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan performa terbaiknya. Selain itu, ajang penghargaan juga menjadi sarana untuk menampilkan kepala daerah berprestasi.
Tito turut mengapresiasi penyelenggaraan National Governance Awards 2026 yang digelar oleh salah satu stasiun televisi swasta. Menurutnya, keterlibatan pihak eksternal, khususnya media arus utama, memberikan nilai tambah tersendiri dalam proses penilaian dan publikasi.
“Dan kepada rekan-rekan kepala daerah yang belum beruntung mendapatkan penghargaan, kita harapkan juga terpancing supaya mereka bisa mendapatkan penghargaan yang sama,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, kepala daerah penerima penghargaan, serta pejabat terkait lainnya.***
Baca Juga: Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
Berita Terkait
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Gedung Bina Pemdes di Pasar Minggu Terbakar, Kemendagri Pastikan Dokumen Strategis Aman!
-
Kemendagri: Bangunan Terbakar di Ditjen Bina Pemdes Gudang dan Koperasi, Dua Orang Luka Ringan
-
Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api
-
Mendagri Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah