Beberapa saat setelah KRL berhenti, KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengereman secara maksimal.
Dalam kondisi normal, kereta jarak jauh membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Situasi darurat seperti ini membuat tabrakan tidak bisa dihindari, sehingga benturan keras pun terjadi di area stasiun.
5. Benturan Keras hingga Menembus Gerbong
Kekuatan tabrakan dilaporkan sangat besar hingga menyebabkan bagian depan lokomotif kereta jarak jauh menembus bagian belakang KRL. Dampaknya, struktur gerbong mengalami kerusakan berat dan sebagian hancur.
Benturan ini tidak hanya merusak badan kereta, tetapi juga menyebabkan kepanikan luar biasa di dalam gerbong. Sejumlah penumpang bahkan terpental akibat guncangan yang sangat kuat saat tabrakan terjadi.
6. Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Bagian yang mengalami kerusakan paling parah adalah gerbong paling belakang KRL, yang diketahui merupakan gerbong khusus wanita. Posisi gerbong ini langsung berhadapan dengan benturan dari kereta yang datang dari belakang.
Akibatnya, banyak korban ditemukan di area tersebut. Beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka berat, terjepit, bahkan tidak sadarkan diri saat proses evakuasi berlangsung.
7. Puluhan Korban Jiwa dan Luka-luka
Baca Juga: Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Insiden ini menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka yang hingga saat ini masih diidentifikasi jumlahnya. Laporan sementara menyebutkan beberapa orang meninggal dunia, sementara banyak lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Sebagian korban mengalami kondisi serius karena terjebak di dalam rangkaian kereta yang rusak. Tim penyelamat bahkan harus melakukan pemotongan bagian gerbong untuk mengeluarkan korban yang terjepit.
8. Evakuasi Dramatis di Tengah Kegelapan
Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Aliran listrik aliran atas (LAA) dimatikan demi keamanan, sehingga area sekitar menjadi gelap dan menyulitkan proses penyelamatan.
Tim gabungan dari KAI, Basarnas, TNI, Polri, tenaga medis, dan pemadam kebakaran bekerja sepanjang malam. Evakuasi dilakukan secara bertahap, bahkan berlanjut hingga pagi hari untuk memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi.
9. Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada gangguan akibat kendaraan yang menghambat jalur rel sebelum kejadian.
PT KAI bersama kepolisian dan KNKT terus mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai pihak. Masyarakat pun diimbau untuk menunggu hasil resmi investigasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian