Suara.com - Taksi listrik Green SM, yang juga dikenal sebagai Xanh SM, disebut-sebut sebagai penyebab awal dari serangkaian kecelakaan beruntun antara kereta Commuter Line dan kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Taksi hijau atau Green SM kembali jadi perhatian, kali ini mobil listrik VinFast VF e34 berhenti di tengah rel hingga tertabrak KRL di Bekasi Timur. Insiden tersebut kemungkinan besar menjadi penyebab kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
VinFast sendiri adalah perusahaan otomotif yang berasal dari Vietnam, didirikan pada tahun 2017 dan fokus pada pembuatan kendaraan listrik atau EV. Merupakan bagian dari Vingroup, perusahaan konglomerat terbesar di Vietnam, VinFast menghasilkan mobil listrik seperti VF3, VF5, VF6, dan VF7, sepeda motor listrik, serta bus listrik.
VinFast telah membuka pabrik di Subang, Indonesia, sebagai langkah untuk memperkuat sistem kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. Banyak yang bertanya-tanya siapa pemilik VinFast sebenarnya?
Siapa Pemilik VinFast?
Pham Nat Vuong, seorang konglomerat dari Vietnam, mendirikan perusahaan mobil bernama VinFast, yang terlibat dalam penelitian dan pengembangan mobil listrik. Produsen mobil ini hanya membuat kendaraan listrik berupa sepeda motor dan mobil serta bus listrik.
Pria yang lahir di Hanoi ini memulai bisnisnya dengan menjual mie di Ukraina. Ia bisa sampai ke negara yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet itu setelah mendapatkan beasiswa untuk menjalani penelitian di Rusia pada tahun 1987, setelah lulus dari Universitas Hanoi jurusan Pertambangan dan Geologi.
Setelah selesai kuliah di Rusia, Pak Vuong memutuskan untuk tinggal di Kharkov, Ukraina, dan dari sana ia memulai bisnisnya pada tahun 1993.
Ia memutuskan untuk berjualan mie. Dari hasil usaha tersebut, ia memperluas bisnisnya ke bidang pembuatan makanan instan. Mie instan dulu dianggap sebagai makanan yang mudah dicari dan harganya murah karena situasi ekonomi di Ukraina sedang sulit.
Mie instan yang dibuat olehnya dinamakan Mivina. Usaha bisnis terus berkembang, akhirnya membuat Pham Nhat Vuong menjadi orang pertama yang mempopulerkan pasar makanan cepat saji di Ukraina.
Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
Selain memulai bisnis mi instan, dia juga mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Technocom Group. Beroperasi di bidang pembuatan bumbu sup, bahan rempah dan berbagai produk makanan siap saji lainnya.
Dari hasil kesuksesannya, Vuong memutuskan untuk kembali ke Vietnam pada tahun 2000-an. Ia memakai uangnya untuk berinvestasi di Vinpearl Nha Trang, sebuah perusahaan properti dan resort yang cukup besar di Vietnam.
Momen penting dalam perjalanan hidup Mr Pham datang pada tahun 2009, saat dia menjual Technocom ke Nestle. Uang yang didapat dari menjual barang itu, dia gunakan semuanya untuk berinvestasi di tanah kelahirannya.
Dari keputusan tersebut muncul lah Vingroup, yang kini telah menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar dan paling terkenal di Vietnam. Di bawah merek-merek seperti Vincom dan Vinpearl, Vuong memiliki bisnis yang sangat luas dan memengaruhi secara signifikan perkembangan ekonomi Vietnam.
Pada tahun 2011, saat menjadi ketua dewan direksi Vingroup, Pham Nhat Vuong diakui sebagai orang kaya pertama dari Vietnam yang terdaftar di bursa saham negaranya.
Pada tahun 2013, dia masuk ke dalam daftar orang paling kaya di dunia yang dikeluarkan oleh majalah Forbes. Nilai kekayaannya saat ini diperkirakan mencapai 4,4 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar 70 trilyun rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing