4. Strategi Keamanan dan Kenyamanan
Tujuan utama adanya gerbong khusus perempuan adalah untuk memberikan rasa aman, terutama dari risiko pelecehan seksual di transportasi umum.
Dalam kondisi KRL yang padat, interaksi fisik sulit dihindari. Oleh karena itu, gerbong khusus menjadi solusi untuk menciptakan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi perempuan.
Penempatan di ujung juga membantu meminimalkan interaksi dengan arus penumpang campuran yang biasanya lebih padat di tengah rangkaian.
5. Bagian dari Kebijakan Afirmasi Sejak 2010
Gerbong khusus perempuan mulai diterapkan sejak tahun 2010 oleh Kementerian Perhubungan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus pelecehan di transportasi umum.
Biasanya, dalam satu rangkaian KRL terdapat dua gerbong khusus perempuan yang ditempatkan di bagian depan dan belakang.
Penempatan ini bukan keputusan acak, melainkan hasil evaluasi operasional yang mempertimbangkan keamanan, aksesibilitas, dan efektivitas layanan.
6. Tidak Lepas dari Kritik dan Tantangan
Baca Juga: KRL ke Cikarang Belum Beroperasi, 25 Perjalanan KA Masih Terganggu
Meski memiliki banyak manfaat, penempatan gerbong perempuan di ujung juga mendapat kritik. Keluhan yang sering muncul adalah jarak tempuh yang lebih jauh dari akses utama stasiun seperti tangga atau eskalator. Selain itu, kritik mengenai keselamatan pada penempatan gerbong khusus perempuan di ujung rangkaian kereta.
Akibatnya, sebagian penumpang perempuan harus berjalan lebih jauh untuk mencapai gerbong tersebut, yang terkadang justru dianggap kurang praktis. Selain itu, kapasitas gerbong khusus yang terbatas juga membuatnya sering penuh, terutama pada jam sibuk.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman