-
KAI konfirmasi masinis Argo Bromo Anggrek selamat dalam kecelakaan di Bekasi.
-
Dugaan kru masinis mencuat dari rekaman siaran langsung kanal YouTube Trainspotter ID.
-
Masinis ungkap potensi eror sistem persinyalan saat kereta melaju 110 KM per jam.
Suara.com - Tim pengoperasi lokomotif yang terlibat kecelakaan pada Senin (27/04/2026) malam ramai dibicarakan publik. Tak sedikit netizen yang penasaran mengenai siapa saja kru masinis Argo Bromo.
Salah seorang pengguna membagikan detail kru yang berada pada gerbong depan KA Argo Bromo Anggrek.
Sebagai informasi, kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan CL KPB-CKR di Bekasi Timur mengakibatkan 14 meninggal dunia serta puluhan orang luka-luka.
Pengguna bernama Taufik membagikan tim kru masinis Argo Bromo yang beroperasi 27 April 2026.
Namun sebagai catatan, ini masih 'dugaan awal' mengingat pihak KAI belum mengumumkan detailnya.
Pihak KAI hanya mengumumkan bahwa masinis Argo Bromo sekarang dalam kondisi selamat.
"Sudah di luar. Kondisinya baik," kata Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada media pada Selasa (28/4/2026). Identitas masinis sendiri masih belum diungkap oleh KAI.
Berikut dugaan kru masinis Argo Bromo yang beroperasi pada 27 April 2026 dikutip pada salah satu fanspage Railfans:
- Ahmad Nofiandi 63887 -- Masinis
- Freddy Jeriroger 75668 -- Asisten Masinis
- Rantau Galih Angga -- Kondektur
Di sisi lain, Commuter Line (PLB 5568A) dioperasikan oleh Masinis Ading Cahyo Aviantoro.
Baca Juga: Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Sosok Nofiandi sendiri terekam pada saat seorang Railfans melakukan live streaming di YouTube, Senin (27/04/2026) malam.
Akun YouTube yang melakukan live streaming adalah "Trainspotter ID".
Ia dikonfirmasi merupakan salah satu pengoperasi lokomotif serta sempat diwawancara sesaat setelah tabrakan berlangsung.
Tim Masinis Ungkap Masalah Sinyal
Peristiwa kecelakaan terekam jelas melalui siaran langsung kanal YouTube Trainspotter ID yang sedang berada di dalam KA Argo Bromo Anggrek saat tabrakan berlangsung.
Dalam rekaman berdurasi lebih dari satu jam itu, terdengar benturan keras dan pekikan takbir menggambarkan kepanikan luar biasa dari para penumpang maupun kru kereta api.
Berita Terkait
-
Lagi-lagi Taksi Listrik VinFast Green SM Alami Kecelakaan, Ini Spesifikasi Mesinnya
-
Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim