Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB
KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Ist)
Baca 10 detik
  • KAI konfirmasi masinis Argo Bromo Anggrek selamat dalam kecelakaan di Bekasi.

  • Dugaan kru masinis mencuat dari rekaman siaran langsung kanal YouTube Trainspotter ID.

  • Masinis ungkap potensi eror sistem persinyalan saat kereta melaju 110 KM per jam.

Petugas di lapangan pun mengakui bahwa mereka berada dalam kondisi syok, namun tetap berupaya mengarahkan para penumpang yang terdampak menuju titik evakuasi.

Berdasarkan keterangan awal petugas di lokasi, kecelakaan ini diduga dipicu oleh eror pada sistem persinyalan yang memberikan instruksi tidak konsisten bagi kru kereta.

Salah seorang kru terekam menjawab pertanyaan apakah terdapat miskomunikasi mengingat kereta jarak jauh menabrak KRL pada jalur yang sama.

"Enggak miskomunikasi, kayaknya ini sinyal ada yang eror," ungkap Nofiandi.

Perekam video lantas bertanya mengenai kecelakaan KRL dengan mobil taksi listrik yang terjadi sebelum kecelakaan besar terjadi.

"Tadi nginfoin PK-nya (Pusat Kendali Kereta Api atau OCC), cuman saya belum kopi informasi sepenuhnya, udah keburu sinyal merah ini," jawab kru masinis Argo Bromo.

Usai ditanya apakah sinyal mendadak berubah, kru KAI ungkap itu tak mendadak, namun instruksi dianggap kurang masuk akal. Kecepatan kereta disebut menyentuh 110 km/jam.

"Dibilang mendadak sih enggak, cuman harusnya itu kan enggak bisa merah, soalnya dari Bekasinya hijau. Koneksi harusnya kalau hijau, sini maksimal kuning, enggak bisa merah. Kalau soal kecepatan, kecepatannya lumayan, udah hampir menyentuh 100 kan? 110-an," pungkas Nofiandi.

Link video detik-detik kecelakaan KA Argo Bromo dan kesaksian tim masinis bisa dilihat melalui LINK INI.

Baca Juga: Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Load More