- Kereta aling-aling adalah gerbong pelindung benturan yang menyelamatkan nyawa saat terjadi tabrakan darurat.
- Kebijakan era Ignasius Jonan ini memicu pro-kontra hingga pintu gerbong dilas mati demi keamanan.
- Teknologi modern Crash Energy Management (CEM) asal AS jadi solusi ideal pengganti aling-aling tradisional.
Kondisi gelap, berdebu, dan sangat steril membuat gerbong ini tampak menyeramkan. Penumpang nakal pun ketakutan dan mulai menyebutnya sebagai kereta setan atau kereta hantu.
Sikap Tegas Direksi KAI Tanpa Kompromi
PT KAI tidak pernah main-main soal nyawa dan keselamatan operasional. Julukan angker dibiarkan saja demi tegaknya aturan ketat di lapangan.
Pernah suatu ketika, ratusan oknum berhasil membobol gerbong aling-aling dan stasiun gagal mengatasinya. Direksi langsung bertindak tegas dengan memutasi Kepala Daerah Operasi (Kadaop) di Cirebon.
Direksi menilai Kadaop tersebut gagal mendukung kebijakan keselamatan perusahaan. Seharusnya, gerbong belakang itu dilepas dan ditinggal saja sebagai pelajaran bagi para pengganggu fasilitas umum.
Masa Depan Keselamatan Kereta Api
Kini, KAI patut diacungi jempol karena berhasil melewati masa transisi berdarah tersebut. Kebutuhan gerbong bagasi sebagai pelindung penumpang juga sudah terpenuhi secara bertahap.
Namun, operasional kereta aling-aling konvensional tetap memiliki kelemahan dari sisi teknis dan ekonomis. Dunia luar sudah mulai beralih ke teknologi yang jauh lebih canggih.
Amerika Serikat, misalnya, telah mengembangkan teknologi Crash Energy Management (CEM). Alat penyerap energi tabrakan ini terbukti sangat efektif menekan tingkat kerusakan secara revolusioner.
Baca Juga: Jawab Wacana Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Semua Berhak Selamat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?
-
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!
-
5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi
-
5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri
-
5 Rekomendasi Lip Tint untuk Bibir Hitam Agar Cerah dan Merona
-
Kekayaan Irwan Mussry yang Baru Menikahkan El Rumi dan Syifa Hadju
-
Apa Bedanya Foundation dan Concealer? Ini 4 Produk Khusus Tutupi Noda di Wajah