- Sunscreen biasa berfungsi melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB tanpa memberikan perubahan warna pada permukaan wajah.
- Tinted sunscreen mengandung pigmen oksida besi untuk meratakan warna kulit serta melindungi wajah dari paparan cahaya tampak.
- Pemilihan jenis tabir surya harus disesuaikan dengan kebutuhan proteksi, jenis kulit, serta keinginan pengguna terhadap estetika tampilan wajah.
Suara.com - Dalam dunia skincare, sunscreen atau tabir surya menjadi produk wajib setiap hari untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (UV). Namun, belakangan ini muncul varian baru yang semakin populer: tinted sunscreen.
Tinted sunscreen sering disebut sebagai “sunscreen berwarna” karena memiliki pigmen yang bisa meratakan warna kulit. Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara tinted sunscreen dan sunscreen biasa? Mana yang lebih cocok untuk Anda?
Apa Itu Sunscreen Biasa?
Sunscreen biasa, juga disebut untinted sunscreen, adalah tabir surya konvensional yang diformulasikan khusus untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.
Produk ini biasanya berbentuk krim, lotion, atau gel yang transparan atau putih saat dioleskan, lalu menghilang atau meninggalkan whitecast ringan pada jenis mineral.
Fokus utamanya adalah perlindungan UV dengan kandungan filter aktif, baik chemical filter (seperti avobenzone, octinoxate) maupun physical/mineral filter (zinc oxide, titanium dioxide).
Sunscreen biasa tidak mengandung pigmen warna tambahan, sehingga hasil akhirnya netral dan tidak memengaruhi warna kulit secara signifikan.
Sunscreen biasa cocok digunakan di bawah makeup tebal atau bagi yang menginginkan proteksi murni tanpa efek kosmetik.
Apa Itu Tinted Sunscreen?
Baca Juga: 5 Sunscreen Mengandung Panthenol dan Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier
Tinted sunscreen adalah inovasi yang menggabungkan fungsi tabir surya dengan sentuhan makeup ringan.
Selain mengandung filter UV yang sama seperti sunscreen biasa (broad spectrum), produk ini ditambahkan pigmen warna, terutama iron oxides (oksida besi) dan kadang titanium dioxide yang diolah.
Pigmen ini memberikan warna tipis yang bisa disesuaikan dengan tone kulit, sehingga berfungsi seperti foundation atau BB cream ringan.
Hasilnya: kulit tampak lebih rata, noda hitam atau kemerahan tersamarkan, dan finish lebih natural.
Banyak tinted sunscreen berbasis mineral, yang membuat teksturnya nyaman dan sering kali tidak meninggalkan whitecast.
Perbedaan Utama Tinted Sunscreen vs Sunscreen Biasa
1. Kandungan dan Perlindungan
Sunscreen biasa hanya melindungi dari sinar UVA dan UVB. Sementara tinted sunscreen memberikan perlindungan UV yang setara, ditambah kemampuan melindungi dari visible light (cahaya tampak) dan blue light (sinar biru dari gadget/layar).
Iron oxides dalam pigmen tinted sunscreen mampu memantulkan atau menghalangi visible light yang bisa menembus lebih dalam ke kulit dan memperburuk hiperpigmentasi, melasma, serta flek hitam.
Beberapa studi menunjukkan tinted sunscreen lebih unggul dalam mencegah kerusakan akibat cahaya tampak dibandingkan sunscreen biasa.
2. Efek pada Kulit (Coverage dan Finish)
Sunscreen biasa: Tidak ada coverage, fokus pada proteksi. Bisa meninggalkan whitecast pada kulit sawo matang atau gelap.
Tinted sunscreen: Memberikan coverage sheer hingga medium, meratakan warna kulit, menyamarkan kemerahan, noda jerawat, atau bekas hiperpigmentasi. Finish biasanya lebih glowing atau natural, dan minim whitecast.
3. Tekstur dan Kemudahan Penggunaan
Tinted sunscreen sering terasa lebih ringan, cepat meresap, dan multifungsi—bisa menggantikan langkah foundation atau BB cream. Ini membuat rutinitas pagi lebih praktis.
Namun, sunscreen biasa lebih fleksibel jika Anda suka layering makeup tebal.
4. Harga dan Ketersediaan Shade
Tinted sunscreen umumnya lebih mahal karena tambahan pigmen dan formulasi kosmetik. Pilihan warnanya terbatas (biasanya 3–6 shade), sehingga perlu mencocokkan dengan warna kulit agar tidak terlihat aneh.
Sunscreen biasa lebih murah dan universal.
5. Kesesuaian dengan Jenis Kulit
Sunscreen biasa lebih aman untuk kulit sangat sensitif, berjerawat parah, atau yang tidak ingin ada kandungan pigmen.
Tinted sunscreen cocok untuk kulit normal hingga kering, atau yang punya masalah pigmentasi seperti melasma dan flek hitam.
Namun, beberapa formula tinted bisa terasa berat atau menyumbat pori bagi kulit berminyak/berjerawat jika tidak dipilih dengan benar.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Tinted Sunscreen:
- Perlindungan lebih luas (UV + visible/blue light).
- Praktis (2-in-1: sunscreen + light makeup).
- Membantu mencegah worsening hiperpigmentasi.
- Minim whitecast dan lebih estetis.
Kekurangan Tinted Sunscreen:
- Coverage terbatas, tidak sekuat foundation.
- Shade terbatas, sulit cocok untuk semua warna kulit Indonesia yang beragam.
- Harga lebih tinggi.
- Reapplication (pengulangan pemakaian) bisa sulit karena warnanya.
Kelebihan Sunscreen Biasa
- Proteksi UV murni dan fleksibel.
- Lebih murah dan mudah ditemukan.
- Cocok untuk semua jenis kulit dan layering makeup.
Kekurangan Sunscreen Biasa:
- Tidak melindungi dari visible light.
- Bisa meninggalkan whitecast.
- Kurang praktis jika ingin kulit rata tanpa makeup tambahan.
Mana yang Harus Dipilih?
Pilih sunscreen biasa jika Anda mengutamakan proteksi UV maksimal, suka makeup tebal, atau memiliki kulit sensitif/berjerawat ekstrem.
Pilih tinted sunscreen jika Anda ingin efisiensi waktu, punya masalah pigmentasi, atau menginginkan hasil kulit lebih cerah dan rata secara alami. Banyak dermatolog merekomendasikan tinted sunscreen untuk orang yang sering terpapar layar gadget seharian.
Tips penting: Apa pun pilihan Anda, pastikan broad spectrum, minimal SPF 30+ dengan PA+++, dan reaplikasikan setiap 2–3 jam saat beraktivitas luar ruangan. Selalu patch test produk baru, terutama jika kulit sensitif.
Kesimpulannya, tinted sunscreen bukan pengganti total sunscreen biasa, melainkan evolusi yang lebih multifungsi. Keduanya sama-sama bagus selama sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit Anda. Yang terpenting adalah konsistensi penggunaan sunscreen setiap hari untuk menjaga kulit sehat, cerah, dan terlindungi dari penuaan dini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Berapa Harga Sunscreen Scora? Ini Keunggulan dan Manfaatnya untuk Kulit
-
Pakai Scrub Badan Dulu atau Sabun Dulu? Ini Urutan yang Benar dan 5 Pilihan Terbaiknya
-
Berapa Harga Sunscreen Wardah SPF 50? Ini Rincian 6 Produknya dengan Perlindungan Maksimal
-
Hukum Pakai Nama Suami di Belakang Nama Istri, Apakah Boleh dalam Islam?
-
Bukan Sekadar Lari: Mengapa Perempuan Perlu Mulai Bergerak Sekarang demi Diri Sendiri
-
Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas
-
6 Shio Paling Hoki Hari Ini 1 Mei 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
30 Contoh Ucapan Hari Pendidikan Nasional Untuk Guru yang Menyentuh
-
30 Poster Hari Pendidikan Nasional 2026, Gratis, Estetik, dan Siap Pakai!
-
Bedak Herocyn untuk Apa? Manfaat, Kandungan, dan Efek Sampingnya