- 40 Ormas Islam melaporkan Grace Natalie beserta Ade Armando dan Permadi Arya (Abu Janda) ke Bareskrim Polri.
- Laporan bermula dari polemik potongan video ceramah Jusuf Kalla (JK) di UGM.
- Grace Natalie dan kawan-kawan dinilai berpotensi memicu keresahan antarumat beragama.
Suara.com - 40 Ormas Islam melaporkan Grace Natalie beserta Ade Armando dan Permadi Arya (Abu Janda) ke Bareskrim Polri. Laporan dengan nomor LP/B/185/V/2026 ini bermula dari polemik potongan video ceramah Jusuf Kalla (JK) di UGM yang dianggap berpotensi menyesatkan serta memicu keresahan antarumat beragama.
Hal ini membuat publik turut penasaran dengan latar belakangnya, termasuk harta kekayaan Grace Natalie. Seperti apa profil dan kekayaannya?.
Siapa Grace Natalie?
Grace Natalie Louisa, lahir 4 Juli 1982 di Jakarta, adalah mantan jurnalis senior yang dikenal sebagai pendiri dan mantan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ia pernah menjadi anchor di SCTV, ANTV, dan tvOne, serta sempat menjabat CEO Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).
Saat ini, ia menjabat Sekretaris Dewan Pembina PSI. Sosoknya pernah menjadi Staf Khusus Presiden, dan komisaris di BUMN.
Profil Kekayaan Grace Natalie
Tidak ada data resmi LHKPN KPK yang mempublikasikan angka pasti total kekayaan Grace Natalie karena ia bukan penyelenggara negara yang wajib lapor secara berkala seperti anggota DPR atau kepala daerah.
Namun, sumber kekayaannya bisa dilihat dari karier dan keluarga:
- Karier Jurnalistik dan Konsultan: Gaji sebagai anchor dan jurnalis senior plus posisi CEO SMRC memberikan pendapatan yang solid.
- Bisnis Keluarga: Suaminya, Kevin Osmond, pendiri dan CEO Printerous serta terlibat di startup seperti Tiket.com dan lainnya yang pernah mendapat pendanaan besar (salah satunya disebut Rp20 miliar dari investor Singapura).
- Jabatan Publik: Sebagai komisaris BUMN, estimasi gaji dan tunjangan bisa mencapai ratusan juta rupiah per bulan (berdasarkan regulasi Menteri BUMN, komisaris BUMN besar bisa mendapat honorarium puluhan hingga ratusan juta per bulan plus tantiem). Saat menjadi Stafsus Presiden pun gajinya disebut beberapa kali UMR Jakarta.
- Aset Terlihat: Grace kerap membagikan konten lifestyle yang menunjukkan kepemilikan mobil seperti Toyota Fortuner, Toyota Innova Reborn, serta motor Vespa klasik.
Meski demikian, tidak ada angka resmi total kekayaan yang bisa dikutip secara akurat.
Polemik dan Respons PSI
Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama menilai potongan video ceramah JK yang dibahas Grace dkk. bersifat tendensius dan berbahaya bagi kerukunan.
Baca Juga: Grace Natalie Anak Siapa? Kini Dilaporkan ke Polisi oleh 40 Ormas Islam
PSI sendiri menyatakan tidak memberikan bantuan hukum kepada Grace dalam kasus ini dan memanggilnya untuk klarifikasi internal. Hingga kini, pihak terlapor belum banyak memberikan respons publik.
Kasus Grace Natalie ini mencerminkan betapa sensitifnya isu pemotongan konten di era media sosial. Satu video pendek bisa memicu laporan massal dari puluhan ormas, meski substansi lengkap ceramah JK mungkin berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan