- Peredaran kosmetik ilegal secara daring berisiko menyebabkan masalah kulit.
- Konsumen wajib memeriksa nomor izin edar di situs resmi BPOM serta memastikan kondisi kemasan dan segel produk.
- Masyarakat diimbau membeli kosmetik hanya melalui toko resmi atau penjual terpercaya.
Perhatikan pula aroma dan tekstur produk saat digunakan. Jika terdapat bau menyengat atau perubahan warna yang tidak biasa, penggunaan sebaiknya segera dihentikan.
3. Beli dari Sumber Terpercaya
Cara paling aman untuk mendapatkan kosmetik asli adalah membeli dari toko resmi atau penjual terpercaya. Hindari membeli produk dari sumber yang tidak jelas hanya karena tergiur harga murah.
Konsumen disarankan membeli kosmetik di apotek, gerai resmi, pusat perbelanjaan terpercaya, atau official store di marketplace. Langkah ini membantu mengurangi risiko mendapatkan produk palsu.
Penjual resmi biasanya memberikan informasi produk yang lebih lengkap dan transparan. Selain itu, produk yang dijual juga lebih terjamin kondisi penyimpanannya.
Hindari membeli kosmetik tanpa kemasan asli atau produk yang dijual dalam kondisi segel terbuka. Produk semacam itu berisiko telah dimanipulasi atau dicampur bahan lain yang berbahaya.
Pastikan juga toko memiliki reputasi baik dan ulasan positif dari pembeli lain. Cara sederhana ini cukup membantu dalam memastikan keamanan produk kecantikan yang digunakan sehari-hari.
Bahaya Menggunakan Kosmetik Palsu
Kosmetik palsu sering kali mengandung bahan berbahaya yang tidak sesuai standar keamanan. Beberapa produk ilegal bahkan ditemukan mengandung merkuri, hidrokuinon, atau zat pewarna berbahaya yang dapat merusak kulit.
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi, kulit menipis, jerawat parah, hingga gangguan kesehatan lainnya. Risiko tersebut semakin besar jika produk digunakan setiap hari tanpa pengawasan dokter.
Baca Juga: Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
Selain merusak kulit, kosmetik ilegal juga dapat menimbulkan reaksi alergi serius pada sebagian orang. Karena itu, penting untuk selalu memeriksa legalitas produk sebelum membeli.
Jika mengalami efek samping setelah menggunakan kosmetik, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter kulit. Penanganan cepat membantu mencegah kerusakan kulit yang lebih parah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!