Lifestyle / Male
Selasa, 12 Mei 2026 | 11:16 WIB
potret Kamaruddin Simanjuntak (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Kamaruddin Simanjuntak memberikan layanan hukum gratis kepada keluarga Brigadir J dalam kasus pembunuhan oleh Ferdy Sambo tahun 2022.
  • Pengacara tersebut menggunakan dana pribadi untuk membiayai operasional tim hukum serta mendatangkan saksi dalam persidangan kasus tersebut.
  • Kamaruddin menolak tawaran uang dalam jumlah fantastis dari berbagai pihak demi menegakkan keadilan dan membela kebenaran hukum.

Suara.com - Kondisi kesehatan terkini Kamaruddin Simanjuntak tengah menjadi sorotan. Sosoknya diduga sedang sakit dan tubuhnya terlihat kurus. Sebagai informasi, Kamaruddin Simanjuntak menjadi salah satu sosok paling menonjol dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo pada 2022.

Sebagai kuasa hukum keluarga korban, ia dikenal vokal, gigih, dan berani mengungkap kebenaran di balik skandal besar yang mengguncang institusi Polri. Namun, pertanyaan yang sering muncul di masyarakat adalah: berapa tarif Kamaruddin Simanjuntak untuk menangani kasus Ferdy Sambo?

Jawabannya mungkin mengejutkan banyak orang. Kamaruddin Simanjuntak tidak meminta bayaran satu rupiah pun dari keluarga Brigadir J. Ia menyatakan secara terbuka bahwa penanganan kasus ini adalah misi kemanusiaan murni.

Keluarga Brigadir J, yang berasal dari kalangan sederhana di Sumatera Utara, menghadapi kendala ekonomi berat. Ayah Brigadir J sudah tidak bekerja, sementara ibunya hanya mengandalkan gaji sebagai guru SD, ditambah tanggungan biaya kuliah adik Brigadir J.

Dalam berbagai kesempatan, Kamaruddin menegaskan, “Jangankan orang Simanjuntak, orang Jawa, Sunda saya layani gratis.” Ia bahkan rela mencairkan deposito pribadinya untuk membiayai berbagai keperluan tim hukum dan mendatangkan saksi-saksi.

Pada satu kesempatan, ia mengeluarkan Rp80 juta dari kantong sendiri untuk membiayai kedatangan 12 saksi pihak keluarga Brigadir J ke Jakarta agar bisa hadir secara langsung dalam persidangan.

Bukan hanya tidak dibayar, Kamaruddin justru menolak tawaran uang yang sangat besar. Ia mengaku pernah disodori uang oleh sejumlah jenderal Polri aktif maupun nonaktif yang diduga utusan Ferdy Sambo.

Bahkan, ia menyebut pernah ditawari ratusan miliar rupiah oleh “utusan presiden” dan jenderal bintang tiga, tetapi tetap menolak. Baginya, keadilan tidak bisa dibeli dengan uang.

Tarif Kamaruddin Simanjuntak sebagai Pengacara

Baca Juga: Profil Kamaruddin Simanjuntak yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo, Kondisi Terkininya Jadi Sorotan

Kamaruddin Simanjuntak sering menangani kasus gratis atau pro bono, terutama untuk orang kecil atau kasus-kasus yang dianggapnya sebagai misi kemanusiaan.

Namun, estimasi tarif umum pengacara senior seperti Kamaruddin juga ada. Berdasarkan praktik umum pengacara senior di Jakarta yang menangani kasus pidana berat, perdata besar, dan korupsi:

  • Konsultasi awal: Rp500.000 – Rp2.000.000 per sesi (bisa lebih mahal untuk kasus kompleks).
  • Kasus pidana umum: Rp50 juta – Rp300 juta+ (tergantung tingkat).
  • Kasus pidana khusus/korupsi/high profile: Bisa mencapai Rp500 juta hingga miliaran (termasuk success fee).
  • Perdata/sengketa besar: 5–20 persen dari nilai objek sengketa atau kemenangan.
  • Retainer bulanan (untuk klien korporasi): Puluhan hingga ratusan juta per bulan.

Tarif ini hanyalah estimasi pasar. Pengacara sekelas Kamaruddin, yang dikenal gigih dan berani melawan kasus besar, biasanya berada di kelas atas.

Profil Kamaruddin Simanjuntak

Kamaruddin Hendra Simanjuntak lahir pada 21 Mei 1974 di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Hidupnya penuh perjuangan.

Setelah lulus SMA, ia merantau ke Jakarta dan sempat tinggal di kolong jembatan Klender karena tidak punya uang kos.

Load More