- LCC Empat Pilar MPR RI 2026 memicu polemik akibat perbedaan penilaian jawaban antar tim.
- MC acara tersebut disorot usai menyebut protes peserta sebagai 'perasaan saja'.
- Ucapannya dianggap netizen sebagai bentuk gaslighting karena dinilai meremehkan persepsi peserta.
Suara.com - Netizen di media sosial tengah ramai membahas istilah gaslighting yang digunakan untuk merujuk pernyataan salah satu MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026.
Semua berawal dari momen ketika jawaban Tim C, peserta lomba dari SMAN 1 Pontianak, yang dinilai salah oleh juri.
Polemik muncul saat Tim B menyampaikan jawaban yang sama dan dianggap benar oleh dewan juri. Perwakilan Tim C pun melayangkan protes kepada juri atas kejadian tersebut.
Setelah terjadi perdebatan cukup panjang antara peserta dan dewan juri, MC acara bernama Shindy Lutfiana lalu menyampaikan kalimat penutup yang menuai sorotan.
"Mohon diterima keputusan dewan juri, karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten," tutur Shindy Lutfiana, dilansir dari YouTube MPRGOID.
"(Dewan juri juga) dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya," tandasnya.
Kalimat terakhir yang diucapkan Shindy Lutfiana kemudian menjadi sorotan netizen di media sosial. Dalam komentarnya, netizen menyebut Shindy Lutfiana tengah gaslighting peserta.
"'Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja', is the best gaslighting line as MC, though. Shame on you, mbak Shindy Lutfiana!" tulis akun X bernama dagdigdugmelulu.
"Padahal kalo MC-nya capable, harusnya malah MC-nya yang bantu adeknya, ini malah disuruh nerima keputusan juri. Juri cowoknya ngeyel, juri ceweknya juga gaslighting," tulis akun Saefullloh.
Baca Juga: Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
Lantas, Apa Itu Gaslighting? Kenali Tanda-tandanya
Melansir Medical News Today, gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang membuat seseorang meragukan pikiran, ingatan, hingga persepsinya sendiri.
Pelaku biasanya memutarbalikkan fakta agar korban merasa bingung, bersalah, dan kehilangan rasa percaya diri.
Istilah gaslighting berasal dari film klasik berjudul "Gaslight" yang menceritakan seorang suami memanipulasi istrinya hingga merasa kehilangan kewarasan.
Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku ini bisa terjadi dalam hubungan percintaan, keluarga, pertemanan, hingga lingkungan kerja.
Korban gaslighting sering kali tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi secara emosional.
Akibatnya, mereka menjadi lebih bergantung pada pelaku untuk memastikan apakah pikiran dan perasaannya benar atau tidak.
Dampak gaslighting tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi kesehatan mental korban dalam jangka panjang.
Kondisi ini dapat memicu kecemasan, stres, kehilangan rasa percaya diri, hingga depresi apabila terus berlangsung tanpa disadari.
Sementara itu, perilaku gaslighting bisa dikenali dari tanda-tanda berikut ini:
- Sering merasa bingung dan meragukan diri sendiri
- Merasa terlalu sensitif saat menyampaikan pendapat
- Pelaku sering menyangkal ucapan atau perbuatannya sendiri
- Korban jadi sering meminta maaf meski tidak salah
- Merasa tidak percaya dengan ingatan sendiri
- Pelaku kerap mengatakan "kamu terlalu berlebihan" atau "itu cuma bercanda"
- Korban menjadi kehilangan rasa percaya diri
- Merasa sulit mengambil keputusan tanpa bantuan orang lain
- Menarik diri dari lingkungan sosial karena merasa tidak didukung
- Pelaku sering memutarbalikkan fakta agar terlihat benar
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar